Trump Sudah Teken Aturan Bea Masuk Baja dan Aluminium AS

0
123
Donald Trump
Donald Trump

Jakarta, Nawacita – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menandatangani aturan bea impor atau bea masuk baja dan aluminium. Dalam aturan ini, Meksiko dan Kanada menjadi pengecualian.

Trump menandatangani aturan bea masuk ini di Gedung Putih. Aturan ini akan diterapkan 15 hari lagi.

Dengan ditandatanganinya aturan tersebut, bea impor baja dikenakan sebesar 25% dan bea impor aluminium sebesar 10%. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ekonomi dalam negeri.

“Industri baja dan aluminium yang kuat penting untuk keamanan negara kita,” kata Trump seperti dikutip dari CNBC, Jumat (9/3/12018).

Selain itu, pemerintah AS juga memberikan kesempatan kepada negara lain untuk dijadikan pengecualian dalam kebijakan ini.

“Jika tujuan yang sama dapat dicapai dengan cara lain, Amerika akan tetap terbuka untuk memodifikasi atau menghapus tarif untuk masing-masing negara, selama kita dapat menyetujui sebuah cara untuk memastikan bahwa produk mereka tidak lagi mengancam keamanan kita,” kata Trump.

Pengecualian tersebut nantinya didasarkan pada apakah negara tersebut dapat meyakinkan Trump bahwa ada alternatif untuk menyelesaikan ketidaketaraan dagang.

“Kami akan menunjukkan fleksibilitas yang besar,” Trump menambahkan.

Trump mengatakan bahwa sangat penting bagi kepentingan nasional untuk mengambil tindakan terhadap negara-negara yang telah membanjiri baja ke pasar global.

“Sekarang kita akhirnya mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah lama ini,” katanya. “Ini adalah parodi.”

Meskipun saat ini belum ada rentang waktu pengecualian untuk Kanada dan Meksiko, Trump akan bergantung dalam perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (North America Free Trade Agreement/ NAFTA).

“Saya memiliki perasaan bahwa kita akan membuat kesepakatan mengenai NAFTA,” kata Trump.

Trump mulai meninjau kembali tarif-tarif yang bertujuan untuk membuat AS kembali berjaya sesuai dengan slogan kampanyenya. Dia sering mengeluh bahwa pemerintah sebelumnya menegosiasikan kesepakatan perdagangan yang tidak adil ke AS, dan dia telah memutuskan bahwa dia akan meninjau kembali.

Pemerintah tidak mengharapkan reaksi yang negatif terhadap pergerakan tersebut, meski banyak ketergantungan industri pada impor lebih murah.

“Saya pikir perusahaan akan sangat bahagia pada akhirnya, negara-negara akan bahagia. Kami akan menunjukkan fleksibilitas yang tinggi,” kata Trump.

Sejak pengumuman tersebut, AS Steel telah mengumumkan bahwa pihaknya akan membuka kembali pabrik di Illinois, sementara pejabat Century Aluminium mengatakan bahwa tarif tersebut dapat menghasilkan 300 pekerjaan baru di Kentucky.

dtk

LEAVE A REPLY