Tiga Bos First Travel Hadapi Sidang Tuntutan

0
28
Bos First Travel Ketahuan Beli Aapartemen Mewah Pakai Duit Jamaah
Bos First Travel Ketahuan Beli Aapartemen Mewah Pakai Duit Jamaah

Depok, Nawacita  Tiga terdakwa kasus First Travel, Andika Surchman, Anisa Hasibuan dan Kiki Hasibuan hari ini akan menghadapi sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat. Mereka akan dituntut atas perkara penipuan, penggelapan, dan pencucian uang oleh agen perjalanan umrah tersebut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok sudah menyiapkan amar tuntutannya. “Nanti akan kita bacakan di dalam persidangan,” kata seorang JPU, Heri Jerman, Senin (7/5/2018).

Jaksa senior tersebut menuturkan banyak aspek yang harus perhatikan dalam menjatuhkan tuntutanya, mulai dari keterangan saksi hingga mempertimbangkan harapan korban. Selain itu ketersediaan barang bukti juga dijadikan salah satu pedoman. Sehingga tuntutan itu dinilai memenuhi aspek keadilan bagi seluruh pihak.

“Saya selaku JPU memerhatikan, menyerap apa yang jadi harapan masyarakat terutama para korban itu. Tentu itulah yang menjadi tolak ukur saya menjatuhkan pidana yang akan kita mintakan kepada hakim, termasuk barang bukti ke mana saja,” tuturnya.

Heri menghimbau agar masyarakat tetap bersabar menunggu waktu pembacaan tuntutan. Hal tersebut nantinya akan dibahas secara menyeluruh setelah tuntutan dibacakan.

“Terkait aset First Travel yang berhasil diamankan, nanti JPU akan pertimbangkan pembagian aset tersebut. Tapi kami JPU belum mau menjanjikan terkait pengembalian penuh aset kepada para korban,” terangnya

“Kita secermat mungkin untuk sesuai dengan normanya mana barang yang kembali kepada korban, mana yang kembali ke pihak ketiga, dan mana yang harus dirampas oleh negara,” tutupnya.

Dalam dakwaanya sebelumnya, tiga bos First Travel terungkap telah melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang karena tidak memberangkatkan calon jamaah umrah sebanyak 63.310 dengan kerugian Rp905 miliar.

Mereka didakwa melanggar pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP dan atau pasal 372 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3 Undang – Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

oke

 

 

 

 

LEAVE A REPLY