Takjil On The Road OMK Wil 7 Paroki SMTB Surabaya

0
50

Nawacita.co – 600 bungkus Takjil habis dalam sekejap saat, puluhan Pemuda-pemudi yang tergabung dalam Orang Muda Katholik (OMK) Wilayah 7 bersama-sama mengadakan takjil on the road di posko daerah depan Kaza City Mall, Sabtu 9 Juni 2018.

“Membagi takjil sudah menjadi kebiasaan tahunan dari OMK Wilayah 7 sebagai bentuk pelayanan,” tutur Jonathan A. Kurniawan selaku Ketua

OMK Wilayah 7. Lanjutnya, di tahun ini dirinya beserta teman-teman OMK Wilayah 7 melanjutkan lagi tradisi berbagi kepada saudara-saudara umat Muslim.

Masih Jonathan, Meski beberapa waktu lalu gereja kami habis berduka karena kejadian bom tapi kami harus bangkit dan semangat lagi serta menjalankan visi misi kami yaitu menjalin hubungan baik dengan masyarakat dan intra agama,” ujarnya.

Di saat yang sama Cicely Angelice selaku Pendamping 1 OMK Wil 7 menuturkan bahwa Takjil yang telah di bagikan disiapkan langsung oleh para ibu Jemaat Gereja Katholik Santa Maria Tak Bercela, maka dari itu tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Fenny, Ibu Christine Magdalena, Mba Sri, Sdri Jennifer Xaveria beserta Ibu-ibu yang lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, jelasnya.

“ Karena cukup banyak, Pembagian takjil kali ini kami persiapan selama tiga hari sebelum kegiatan di langsungkan,” lanjut Cicely.

Nawacita.co1

Takjil yang telah siap di kemas dalam plastik lanjut dimasukkan ke dalam kantong plastic berwarna oleh para anggota OMK Wilayah 7 beberapa jam sebelum di bagikan dan tak lupa di lengkapi 1 gelas teh.

Tepat Pk 15.00, masih Cicely, seluruh takjil siap dibagikan dan sebelum berangkat segenap anggota OMK Wilayah 7 yang hadir berkoordinasi bersama pembina untuk membagi enam kelompok kecil yang akan disebar agar tidak menimbulkan kemacetan dan menjangkau wilayah yang lebih luas.

Masing-masing kelompok berisi lima orang terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan yang telah disusun oleh pembina. Mengapa demikian? tujuannya supaya antar anggota lebih akrab dan mengenal satu sama lain. Campurnya laki-laki dan perempuan dalam satu kelompok dimaksudkan agar anggota laki-laki dapat menjaga anggota perempuan dan membantu membawa takjil selama kegiatan berlangsung, jelas Cicely. Selesai koordinasi rombongan melakukan doa bersama sebelum berangkat dan setelah itu berangkat menggunakan beberapa mobil dan motor.

Pukul 17.30, Pembagian takjil telah terlaksana dan berjalan dengan lancar.

Tahun ini takjil di fokuskan kepada orang-orang lanjut usia, para pekerja seperti tukang parkir, tukang becak cerita Deni Sumargo selaku Pendamping 2 OMK Wil 7.

Pada kesempatan tersebut melalui bincang-bincang usai pembagian Takjil, Vani, salah seorang anggota OMK Wil 7 mengakui bahwa melalui kegiatan ini, dirinya merasa bangga dapat turut serta kegiatan sosial tersebut. Selain itu dirinya banyak mendapat teman – teman baru dari bermacam pulau di Indonesia sekaligus pengalaman baru.

“ Dan yang terasa sekali itu senangnya kerja kerasnya terbayar dengan senyum dari orang-orang,” ujar Pemudi asal Nginden yang baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut.

Nawacita.co 2

Senada dengan hal itu, Veronika Dinda anggota OMK Wil 7 berharap agar rekan-rekan OMK Wil. 7 selalu aktif melayani Tuhan, baik di dalam gereja maupun diluar gereja dan anggotanya makin solid.

Diakhir acara, Angelina Mia selaku Koord Pelaksana mengucapkan terima kasih kepada Bpk Eko Sutanto selaku Ketua Wilayah 7 Paroki SMTB Sby, Ibu Memey serta rekan-rekan yang sudah mendukung pemuda-pemudi OMK Wil 7 dalam seluruh kegiatan baik dalam suasana suka maupun duka. (Dny).

LEAVE A REPLY