Presiden Lembaga Internasional Pencucian Uang Datangi Kantor Sri Mulyani

0
35
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Nawacita – Presiden Financial Action Task Force (FATF) Santiago Otamendi hari ini mengunjungi kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani. FATF merupakan lembaga internasional yang memerangi kejahatan terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (9/5), Otamendi datang sekitar pukul 12.45 WIB yang ditemani oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rae, serta Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Suahasil Nazara.
Adapun pertemuan tersebut dilaksanakan secara tertutup di ruangan Sri Mulyani. Namun demikian, belum diketahui terkait apa kedatangan Otamendi tersebut.
Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan, Indonesia akan bergabung dalam forum negara-negara yang memerangi tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme, Financial Action Task Force (FATF).
Untuk saat ini, telah ada tiga negara yang mendukung agar Indonesia menjadi anggota FATF, yakni China, Jerman, dan Australia. Ia juga mengatakan untuk bergabung menjadi anggota FATF umumnya membutuhkan waktu 2-4 tahun.
“Ini hasil yang begitu penting karena biasanya jalau untuk masuk membership proses kita harus nunggu 2-4 tahun, bahkan sebelum sekarang belum selesai biasanya tidak diterima. Indonesia harus memanfaatkan secara baik dan kami akan kerja sama dengan PPATK, BI, OJK, kami sendiri, dengan Kemenlu untuk mengawal proses itu,” jelas Sri Mulyani beberapa waktu lalu.
kum

LEAVE A REPLY