Perindo Gugat UU Pemilu ke MK

0
45
Partai Perindo
Partai Perindo

Nawacita – Partai Perindo menggugat UU No 7/2017 tentang Pemilu. Mereka menggugat pasal 169 huruf n yang menghalangi Wapres JK untuk maju di Pilpres 2019.

Dalam pasal tersebut dinyatakan, capres-cawapres bukanlah orang yang pernah menjadi presiden atau wakil presiden sebanyak 2 periode. Berikut bunyi pasal 169 huruf N

‘Belum pernah menjabat sebagai Presiden atau Wakil Presiden selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama;’

Gugatan itu diajukan karena Perindo mengaku dirugikan dengan kehadiran pasal tersebut. Menurutnya, pasal itu menghalangi partaianya mengajukan JK sebagai Cawapres di Pemilu nanti.

“Bahwa pemohon merupakan partai politik peserta pemilu 2019 yang mempertimbangkan beberapa calon yang rencananya akan diusung pada pemilu 2019 termasuk di antaranya pasangan-pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla namun terkendala oleh adanya frasa ‘tidak berturut-turut di dalam bunyi penjelasan pasal 169 huruf n,” tulis gugatan Perindo yang diperoleh di website MK, Kamis (12/7/2018).

Gugatan ini didaftarkan pada Selasa (10/7). Dalam gugatan ini Perindo diwakili kuasa hukumnya syaitu Christophorus Taufik, Ricky K Margono dan lainnya.

Sebelumnya MK juga pernah mementahkan gugatan serupa yang diajukan oleh Muhammad Hafidz, Dewan Pimpinan Federasi Pekerja Singaperbangsa dan Perkumpulan Rakyat Proletar untuk Konstitusi.

MK tidak menerima gugatan ini karena pemohon dinilai tak punya kedudukan hukum terkait gugatan.

“Menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima,” ujar Hakim Konstitusi Anwar Usman membacakan putusan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2018).

dtk

 

LEAVE A REPLY