Pemerintah Yakin Travel Advice Segera Dicabut

0
22
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani

Nawacita – Teror bom yang terjadi di Surabaya dan wilayah lainnya membuat keamanan Indonesia menjadi sorotan. Tak terkecuali bagi wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung ke Indonesia.

Menyusul rentetan kejadian teror yang menewaskan banyak korban, beberapa negara mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advice). Hingga kini, sudah ada 13 negara yang mengeluarkan travel advice untuk warganya yang sudah berada di Indonesia maupun yang akan bepergian ke Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan, setiap negara memiliki kewajiban untuk melindungi warganya dari segala bentuk ancaman. Salah satunya ialah melalui travel advice.

Namun, Puan memastikan keamanan di Indonesia akan semakin kondusif karena aparat keamanan dan pertahanan telah menyiapkan segala sesuatunya. Sejurus dengan itu, ia juga yakin travel advice yang sudah dikeluarkan negara-negara lain kepada Indonesia akan segera dicabut.

“Kami berharap dalam waktu yang tidak lama, travel advice itu tidak akan berkembang menjadi lebih lanjut bahkan kemudian bisa dinyatakan bahwa Indonesia kembali atau tidak mendapat travel advice dari negara-negara tersebut,” ujar Puan di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/1018).

Sementara Wakil Kepala Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Syafruddin mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat, khususnya pasca-kejadian teror bom yang terjadi di beberapa wilayah.

Selain itu, Syafruddin juga memerintahkan kepada jajarannya untuk bertindak lebih profesional dalam melakukan pengamanan. Ia yakin, jika masyarakat tetap tenang dan aparat bertindak profesional, maka kepercayaan internasional terhadap keamanan nasional akan segera pulih.

“Manakala dua hal ini disatukan, maka kepercayaan publik apalagi internasional akan segera pulih,” ujarnya.

Syafruddin mengatakan, travel advice yang dikeluarkan negara-negara lain kepada Indonesia sifatnya temporer atau sementara. Karena itu, ia optimis situasi keamanan nasional ke depan akan semakin baik dan travel advice yang sudah dikeluarkan, dapat segera dicabut.

“Langkah-langkah yang diambil aparat kemanan cukup bagus dan kondusif sampai hari ini, mudah-mudahan hari ke depan bisa lebh baik. Tentu itu ada di tangan kita semua, bukan hanya Polri dan TNI,” pungkas dia.

oke

 

 

 

LEAVE A REPLY