Menteri Nasir Janji Beri Hukuman Peserta SBMPTN 2018 yang Curang

0
36
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir

Jakarta, Nawacita – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menjamin proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 bebas dari kecurangan. Dia menyatakan bakal mengganjar pelaku dengan sanksi berat jika ketahuan mengakali, atau malah menjadi joki, dalam ujian saringan masuk kampus negeri itu.

Mantan rektor Universitas Diponegoro itu yakin tidak bakal ada kebocoran soal SBMPTN, karena pengawasan dengan sistem teknologi informasi saat ini lebih ketat. Nasir pun menyatakan jika ada mahasiswa yang ketahuan menjadi ‘joki’ SBMPTN bakal dipecat dari kampusnya. Sementara, peserta yang menggunakan jasa joki langsung dinyatakan gugur.

“Tahun lalu perjokian itu di dua tempat, Solo dan Makassar. Tahun ini harus kita tangkap. Kalau itu mahasiswa harus ditangkap dan diberhentikan dari perguruan tingginya,” kata Nasir di Jakarta, Senin (7/5).

Tiga tahun lalu, seorang joki SBMPTN ditangkap di Makassar saat akan mengikuti ujian tulis di SMP Negeri 30 Makassar.

Pelaku bernama Asriani itu merupakan alumni Sastra Perancis Universitas Hasanuddin (Unhas) yang lulus pada 2013. Ia diketahui sebagai joki lantaran gerak-geriknya mencurigakan.

Pada tahun yang sama, panitia lokal 44 Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dalam pelaksanaan ujian tulis SBMPTN menangkap dua orang yang terlibat praktik perjokian.

Salah satu yang ditangkap adalah MY (20) yang mengaku mahasiswa program D-III semester IV jurusan akuntansi sebuah perguruan tinggi negeri di Yogya. Dia diduga menjadi joki untuk peserta berinisial TA (18).

SBMPTN dengan mekanisme ujian tulis berbasis cetak (UTBC) dan komputer (UTBK) akan dilaksanakan serentak di Indonesia pada Selasa (8/5) besok. Jumlah pendaftarnya mencapai 860.001 orang.

“Ini kami akan monitoring. Nanti saya ke Bali untuk monitoring pelaksanaan besok. Informasi yang saya dapat, hari ini semua berjalan dengan baik. Tidak ada masalah,” kata Nasir.

cnn

 

LEAVE A REPLY