KPK Jebloskan PT Nindya Karya Sebagai Tersangka

0
106
Logo PT Nindya Karya.
Logo PT Nindya Karya.
Jakarta, Nawacita – KPK menetapkan BUMN PT Nindya Karya (Persero) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. ini artinya, untuk pertama kali sebuah perusahaan BUMN dijebloskan sebagai tersangka. BUMN itu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga pada kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang.
Bersamaan dengan PT Nindya Karya, KPK juga menetapkan PT Tuah Sejati sebagai tersangka. Kedua korporasi itu menjadi tersangka dalam kasus yang sama.
“Setelah KPK melakukan proses pengumpulan informasi dan data, termasuk permintaan keterangan pada sejumlah pihak, dan terpenuhi bukti permulaan yang cukup, maka KPK melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka PT NK dan PT TS,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (13/4).
Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari penyidikan yang dilakukan KPK sebelumnya. Terkait kasus ini, KPK sebelumnya sudah menjerat mantan Kepala PT Nindya Karya cabang Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam, Heru Sulaksono. Ia sudah dihukum pada tahun 2014 silam.
baca juga : PT Nindya Karya Akan Pertimbangkan IPO
PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati melalui Heru Sulaksono diduga telah melakukan korupsi dalam proyek pembangunan dermaga pada kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2006-2011. Total nilai proyeknya adalah sebesar Rp 793 miliar.
Kedua perusahaan diduga mendapat keuntungan dari perbuatan tersebut. PT Nindya Karya diduga mendapat Rp 44,68 miliar, sementara PT Tuah Sejati diduga menerima Rp 49,9 miliar.
Kedua perusahaan itu disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. kum

LEAVE A REPLY