Kemenpar Sambut Lonjakan Wisatawan Muslim

0
34

Nawacita – Upaya pemerintah untuk menaikkan jumlah wisatawan, salah satunya menargetkan turis Muslim dunia. Kemenpar sudah mengantisipasi lonjakan muslim traveler.

Menurut Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Kemenpar Rianto Sofyan, pemerintah membidik muslim traveler dari Timur Tengah. “Musim mereka liburan, seperti Arab Saudi itu Juni sampai September, sedangkan wisatawan UEA pada akhir tahun,” ujarnya di Kemenpar, Selasa (5/6/2018) malam.

Jika diperkirakan dengan holiday season atau musim liburan di Indonesia, ini berdekatan dengan liburan tengah tahun yang didominasi keluarga karena momen liburan semester. Kemenpar sudah mempunyai strateginya.

“Kita sudah terlanjur menawarkan, kita punya risiko, di bulan Juli jumlah wisnus kita melonjak karena anak-anak libur sekolah. Ya sudah, kalau itu terjadi, saya bilang, kita harus fair, kita jual ke wisnus dan wisman. Jadi siapa cepat dia dapat,” ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya, di acara yang sama.

Selain itu, saat musim-musim lain pun juga harus dipahami untuk mengincar turis yang lebih spesifik.

“China itu libur 5 kali, seperti Imlek, Mei, anak sekolah Juli-Agustus lalu kemerdekaan mereka Oktober, kalau dunia keseluruhan yang lain Desember. kita harus paham betul perlakuannya,” ujarnya.

Kemenpar juga memiliki fokus wisata halal dan wisatawan Muslim di destinasi wisata. Beberapa usaha yang dilakukan antara lain adalah membuat Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) bekerjasama dengan Mastercard Crescent Rating, yang membuat peringkat Global Muslim Travel Index setiap tahunnya dan memaksimalkan potensi wisata halal di berbagai wilayah Indonesia.

dtk

 

 

LEAVE A REPLY