Jadi Sorotan, Sholat Ied di Lapangan Karebosi Cuma 1 Kali Takbir

0
154
Suasana sholat Ied di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (15/6/2018). detikcom

Makassar, nawacita – Salat Idul Fitri di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan sempat jadi sorotan. Penyebabnya takbir pada rakaat pertama hanya 1 kali.

Salat id itu dihadiri Pj Gubernur Sulsel Sumarsono, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal, Ketua DPRD Sulsel M Roem, Ketua DPRD Kota Makassar Farouk M Beta, dan pimpinan Forkompimda.

Mereka tampak khusyuk saat takbir dikumandangkan oleh imam Masjid Al-Markaz Al-Islami, Hasan Basri, Jumat (15/6/2018). Namun, saat salat id digelar, takbir pada rakaat pertama hanya 1 kali.

Padahal, takbir dalam salat id di rakaat pertama berjumlah 7 kali. Sedangkan pada rakaat kedua sebanyak 5 kali.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel juga menyebut salat Id di Karebos tidak biasa karena takbir pada rakaat pertama hanya 1 kali.

“Iya saya sempat dengar itu, selama ini kan kita kalau salat itu rakaat pertama 7 kali takbir dan kedua 5 kali takbir, apakah lupa atau pemahamannya seperti itu, itu kita mau tanyakan,” kata Sekretaris MUI Sulsel, HM Renreng.

MUI menyatakan, sesuai dengan aturan, seharusnya rakaat pertama menggunakan 7 kali takbir dan 5 kali takbir pada rakaat kedua. Renreng juga mengingatkan peran makmum sangat penting saat pelaksanaan salat berjemaah ataupun salat Idul Fitri.

Imam salat Id, Hasan Basri mengaku khilaf hanya sekali melakukan takbir pada rakaat pertama saat memimpin salat Idul Fitri pagi tadi. Hasan menegaskan kejadian itu tidak disengaja.

“Saya khilaf tadi, lupa. Memang tidak ada unsur kesengajaan atas kejadian itu, harusnya memang 7 takbir saat salat id, tapi tidak ada juga (yang) ingatkan,” kata Hasan Basri.

Dia meminta pelaksanaan salat id 1 kali takbir ini tidak dipersoalkan. Sebab, menurut Hasan, salat tersebut masih tetap sah.

“Tidak membatalkan karena sunah, tetap sah salatnya, beberapa pendapat juga memperbolehkan 1 kali takbir,” jelasnya.
(fdn/detik)

LEAVE A REPLY