Irma: Mimpi Boleh Saja

0
25
Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago
Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago

Jakarta, Nawacita – Mahathir Mohamad mengalahkan Perdana Menteri (PM) petahana Malaysia Najib Razak. Kondisi ini membawa angin segar bagi partai oposisi di Indonesia yang ingin mengalahkan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 nanti.

Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan kondisi di Malaysia beda dengan Indonesia. Menurutnya kemenangan oposisi di Pilpres 2019 masih merupakan sebuah angan.

“Bermimpi boleh-boleh saja, Malaysia tentu beda dengan Indonesia,” kata Irma lewat pesan singkat, Kamis (10/5/2018).

Irma mengatakan partainya yakin Jokowi dapat memenangi Pilpres 2019 karena punya kinerja yang nyata. Masyarakat dapat merasakan efek atas pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

“Jokowi bekerja dan berprestasi, Jokowi yang menyambung semua wilayah dengan tol laut, bandara, dan jalan darat. Sehingga dari Sabang sampai Merauke rakyat dapat menikmati infrastruktur jalan,” ujar dia.

“Dengan infrastruktur tersebut rakyat makin sejahtera karena hasil hutan, kebun, dan industri kecil, rakyat semakin lancar dan terfasilitasi,” sambung anggota Komisi IX DPR ini.

Menurut Irma, pembangunan tersebut membuat masyarakat Indonesia dapat secara langsung melihat, merasakan, dan menikmati manfaat yang ada.

“Jokowi cetak prestasi! Bukan sensasi! Jokowi kerja nyata bukan kerja SARA!” ungkap Irma.

Sebelumnya, PKS dan Gerindra yang merupakan partai oposisi pemerintah melihat kemenangan Mahathir sebagai sebuah keniscayaan yang dapat terjadi di Pilpres 2019 nanti. Mahathir yang memimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan menang secara mengejutkan dalam pemilu ke-14 yang digelar Rabu (9/5) kemarin.

Pakatan Harapan mengalahkan koalisi Barisan Nasional yang telah berkuasa 60 tahun di Negeri Jiran itu. Banyak yang tak menduga Pakatan Harapan dapat mengalahkan Barisan Nasional.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meyakini kemenangan Mahathir berdampak ke Indonesia. Dia memprediksi koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo juga akan tumbang dan dikalahkan oleh oposisi pada 2019.

Hal senada diungkapkan Waketum Gerindra Fadli Zon. Fadli menyebut kemenangan Mahathir Mohamad di pemilu Malaysia sebagai ‘tanda-tanda zaman’. Dia mengaitkannya dengan gerakan #2019GantiPresiden.

dtk

 

 

 

LEAVE A REPLY