Ini Saran La Nyalla Untuk Habib Rizieq Terkait Pilpres

0
536
Calon Anggota DPD RI Dapil Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti
Calon Anggota DPD RI Dapil Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti

 

SURABAYA, nawacita – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti buka suara terkait situasi terkini Koalisi Keumatan yang digagas Persaudaraan Alumni 212, yang dimotori Habib Rizieq Shibab, dalam menyongsong agenda Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Dikatakan La Nyalla, para ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni 212 di bawah pimpinan Habib Rizieq yang ingin memiliki presiden baru di tahun 2019, maka wajib membangun satu saluran komunikasi yang kokoh dengan partai-partai politik yang telah disepakati oleh umat.

“Selama ini sudah muncul empat partai, Gerindra, PAN, PKS dan PBB. Mungkin, bisa saja ada partai lain yang bergabung. Tetapi yang terpenting adalah mekanisme atau medium komunikasi antara umat dan parpol itu yang harus dibangun terlebih dahulu. Sehingga aspirasi umat terjamin salurannya,” tukas La Nyalla usai buka puasa di Surabaya, Kamis (14/6/2018).

Ditambahkan, tahapan itu harus dimulai dengan membangun kesepakatan dan kesepahaman antara partai politik yang dipilih oleh umat sebagai saluran aspirasi politik. Mereka harus terikat dalam satu medium yang disepakati. “Misalnya sudah ada wacana membentuk Sekretariat Bersama partai umat. Masing-masing dari partai politik itu menempatkan sekjennya di dalam Sekber itu. Duduk bersama dengan perwakilan PA 212. Untuk selanjutnya melakukan tahapan-tahapan konsolidasi berikutnya,” tandasnya.

Nah, lanjut La Nyalla, begitu para ulama sudah memutuskan aspirasinya berupa nama calon presiden dan wakil presiden, maka partai politik umat ini langsung mengusung. Tidak ada perbedaan pendapat lagi. “Karena kunci kemenangan umat adalah di bersatunya kekuatan oposisi. Tanpa itu suara ulama akan hilang di tengah jalan. Ini yang harus disepakati, kalau kita ingin berjuang bersama,” pungkasnya.

La Nyalla yakin, Habib Rizieq juga berharap partai-partai politik yang dipilih umat untuk mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di 2019 harus bersepakat terlebih dahulu untuk menampung aspirasi umat. “Apalagi niat tulus Habib Rizieq dalam membentuk koalisi keumatan ini adalah untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan umat di Indonesia.” (*)

LEAVE A REPLY