93.217 Siswa SMA/MA Sulsel Ikut UNBK Akhir Maret Mendatang

0
302
93.217 Siswa SMA/MA Sulsel Ikut UNBK Akhir Maret Mendatang.
93.217 Siswa SMA/MA Sulsel Ikut UNBK Akhir Maret Mendatang.

MAKASSAR, Nawacita – Sebanyak 93.217 siswa jenjang SMA/MA di Sulsel tercatat akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) selama empat hari sejak tanggal 30 Maret hingga 2 April 2020.

Data Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, total 93.217 siswa itu terdiri dari 73.911 siswa tingkat SMA, dan sisanya 19.306 untuk jenjang MA. Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sulsel, Sabri mengatakan, meski saat ini di Indonesia tengah terdeteksi wabah virus corona atau COVID-19, pihaknya tetap menyesuaikan jadwal sebelumnya.

Apalagi pihaknya masih punya waktu mempersiapkan UNBK tingkat SMA/MA dengan baik. “UNBK itu tetap kita sesuai dengan jadwal, dari 30 Maret sampai 2 April. Tetap kita persiapkan, dan mudah-mudahan tidak ada lagi instruksi, karena kita juga sudah laporkan ke kementerian kalau kita siap melaksanakan UNBK SMA di Sulsel,” ujar Sabri yang dihubungi wartawan, kemarin.
Baca Juga: UNBK di Batam Terkendala Oleh Geografis

Dia melanjutkan, salah satu persiapan penting yang dilakukan yaitu ketersediaan komputer dan jaringan internet. Fasilitas penunjang UNBK ini dikatakan masih ada beberapa SMA yang belum menyediakan secara lengkap.

Bagi SMA yang disebut belum siap secara infrastruktur UNBK-nya, diperkenankan numpang di SMK. Mengingat UNBK tingkat SMK sudah dilakukan lebih dulu sejak 16-19 Maret 2020. “Jadi itu masih SMA yang belum siap, itu masih diperkenankan dan diaturan mengatur diberi kesempatan sekolah yang belum siap betul infrastrukturnya. Jadi pinjam fasilitas komputernya di SMK,” tutur Sabri.
Baca Juga: 3.265 Siswa UNBK SMK di Wilayah Sulsel Tidak Hadir

Sementara SMA yang masuk kategori remote area juga diharapkan bisa menggelar UNBK secara mandiri. Khususnya sekolah yang memiliki akses terjauh dan tertinggal, seperti sekolah di kepulauan. “Remote area kita juga sudah persiapkan sebenarnya. Tapi biasanya ada teknis kendala semisal SDM, teknisi. Tapi kita masih punya waktu dan masih berupaya mengadakan itu. Kita harap seperti SMA di pulau tak perlu lagi nyebrang ke kota untuk ujian. Cukup di sekolah sendiri,” paparnya.

Sebelumnya pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sulsel, Basri mengatakan, pihaknya turut memastikan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan peserta ujian kedepan. Untuk mengantisipasi penularan virus korona di sekolah.

Disdik Sulsel sebelumnya telah menerbitkan surat edaran ke semua sekolah. Salah satu poin penegasannya, dimana tiap sekolah diminta menyediakan hand sanitizer atau desinfektan untuk cuci tangan para siswa. “Kalau UNBK SMA tetap sesuai jadwal. Kita tidak ada penundaan. Cuma memang pengawasan dan pemeriksaan akan diperketat untuk memutus mata rantai virus korona di Sulsel,” tegas Basri.

sdnws.

LEAVE A REPLY