Kadisdik Jatim Sangkal Stigma Buruk Tentang Komite Sekolah

0
42

Surabaya, Nawacita– Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur melantik pengurus Forum Komunikasi Komite SMA-SMK Surabaya (FKKS) pada Jumat (14/3) di hotel Empire Palace Surabaya.

Wahid Wahyudi kepala Disdik Jawa Timur mengatakan FKKS memiliki peran penting untuk menjaga mutu sekolah agar tetap baik. Seperti sarana dan prasarana serta kondusifitas sekolah.

“Saya mengapresiasi hal ini, semoga bisa bekerja dengan semangat seperti saat ini,” ujarnya.

Selain itu, Wahid juga menyangkal stigma buruk yang selalu diterima Wahid. Menurutnya stigma tersebut itu muncul diakibatkan ketidaktahuan warga terkait fungsi dari komite sekolah.

“Masyarakat banyak yang belum paham, bahwa bantuan itu merupakan dukungan sukarela,” terangnya.

Lanjutnya, Wahid merasa bantuan dari pihak orang tua siswa dianggap masih diperlukan. Agar sekolah tidak hanya mengandalkan APBD atau APBN yang diterimanya untuk meningkatkan kualitas sekolah.

“Itu (bantuan sukarela) dari orang tua untuk mendukung pihak sekolah yang tidak tercukupi dana BOS maupun dana BPOPP,” katanya.

Wahid juga berpesan agar FKKS bisa membuka rekening sendiri yang tujuannya sebagai wadah bagi orang tua siswa yang ingin memberikan bantuan sukarela. Ia juga berharap agar masyarakat tidak lagi menganggap bantuan tersebut sebagai pungutan liar.

“Saya harap komite bisa membuka rekening bank. Dukungan dari ortu bisa masuk ke rekening bank,” ucapnya.

Sementara itu, Bagiyon Wakil ketua FKKS Kota Surabaya menjelaskan bahwa saat ini anggotanya terdiri dari 22 SMAN dan 11 SMKN. Ia juga mengatakan fungsi FKKS Kota Surabaya bertujuan untuk meluruskan keberadaan eksistensi Komite sekolah.

”Jangan sampai komite sekolah dijadikan lembaga pemungut berbagai iuran atas nama kepentingan sekolah,” terangnya.

(and)

LEAVE A REPLY