Di Paripurna, Puan Ingatkan DPR Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

0
57
Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Jakarta, Nawacita – Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan kepada pihak pemerintah bahwa parlemen menolak kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Puan saat memberi pidato dalam Rapat Paripurna penutupan Masa persidangan II Tahun 2019-2020 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Kata Puan, dalam rangka memperjuangkan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, pada tanggal 18 Februari 2020 lalu, Pimpinan DPR RI beserta Pimpinan Komisi II, Komisi VIII, Komisi IX, dan Komisi XI telah melakukan Rapat Gabungan dengan Pemerintah terkait dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

“Dalam rapat tersebut, DPR RI menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, serta mendesak pemerintah untuk segera membatalkan kenaikan iuran yang telah diberlakukan sejak 1 Januari 2020,” katanya.

Namun hingga saat ini, pihak pemerintah tetap merealisasikan kenaikan iuran tersebut. Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menegaskan keputusan kenaikan iuran BPJS Kesehatan dilakukan pemerintah secara matang dan telah mempertimbangkan segala aspek.

Disisi lain, Puan mengapresiasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang telah melakukan langkah-langkah strategis bersama-sama dengan kementerian dan lembaga lainnya, dalam menangani epidemi Covid-19 (Virus Corona) yang berasal dari Wuhan, China.

“DPR memberi apresiasi kepada Kementerian Kesehatan yang telah melakukan langkah-langkah bersama dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk dalam pemulangan WNI dari Wuhan ke Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, DPR RI mendorong agar pemerintah meningkatkan upaya deteksi dini, pencegahan, dan respons secara holistik baik dari regulasi, kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dan sarana prasarana, serta tenaga medis dan tenaga kesehatan.

“Kami minta Kemenkes menyosialisasikan secara masif dan intensif dengan melakukan upaya komunikasi, informasi, dan edukasi virus Corona sehingga masyarakat selalu mendapat informasi yang benar, jelas, dan tepat,” tutur dia.

RSA

LEAVE A REPLY