Virus Corona Covid-19: 2.130 Orang Meninggal, 75.752 Kasus

0
97
Virus Corona Covid-19: 2.130 Orang Meninggal, 75.752 Kasus.
Virus Corona Covid-19: 2.130 Orang Meninggal, 75.752 Kasus.

JAKARTA, Nawacita – Jumlah korban meninggal secara global akibat wabah virus Corona baru, Covid-19, hingga sore ini (20/2/2020) sudah mencapai 2.130 orang. Angka itu termasuk kematian satu orang di Korea Selatan (Korsel), dua di kapal pesiar Diamond Princess dan 115 di daratan China. Data kematian wabah Covid-19 yang diolah wartawan dari situs pelaporan online worldometers.info sebagai berikut;

China (daratan China): 2.119 orang termasuk 115 kematian terbaru.
Jepang: 3 Orang termasuk dua penumpang kapal pesiar Diamond Princess.
Korea Selatan: 1 Orang (kasus kematian pertama di negara tersebut).
Hong Kong: 2 Orang.
Taiwan: 1 Orang.
Prancis: 1 Orang.
Filipina: 1 Orang.
Iran: 2 Orang (kasus kematian pertama di Timur Tengah).

Jumlah kasus atau orang yang terinfeksi Covid-19 secara global hingga sore ini mencapai 75.752 termasuk 74.578 di daratan China. Virus itu sejauh ini sudah menyebar ke 30 negara. Jumlah pasien yang disembuhkan secara global sebanyak 16.557 orang. Dari jumlah itu, 16.352 pasien di antaranya di daratan China.

Baca Juga: Tiga WNI Kru Kapal Diamond Princess Positif Virus Corona

Presiden China Xi Jinping pada Rabu kemarin menyerukan perlindungan yang lebih besar terhadap para staf medis yang memerangi virus Corona baru setelah kematian beberapa dokter terkemuka memicu kemarahan nasional terhadap penanganan wabah oleh pemerintah.

Setidaknya tujuh pekerja medis di negara itu telah meninggal karena virus tersebut. “China harus memperkuat upaya untuk menghilangkan tekanan pekerja medis, memberi mereka kebutuhan sehari-hari, mengatur waktu untuk istirahat dan memberi mereka dorongan,” kata Xi, seperti dikutip kantor berita pemerintah China, Xinhua.
Baca Juga: Mengenang Dokter Li Wenliang, Pahlawan Virus Corona

Liu Zhiming, direktur Rumah Sakit Wuchang di Wuhan meninggal hari Selasa atau lebih dari seminggu setelah kematian dokter whistleblower virus Corona baru; Li Wenliang, di kota yang sama. Kematian dokter Li Wenliang memicu publik China ramai-ramai berkabung secara nasional dan menyerukan reformasi politik.

Sebuah makalah yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China mengatakan 1.300 petugas kesehatan tambahan mungkin telah terinfeksi tetapi belum menerima diagnosis.

“Xi Jinping mengatakan China harus memastikan tim medis di Hubei dan Wuhan melakukan pekerjaan dengan cara yang aman, tertib, terkoordinasi, efektif dan cepat,” tulis Xinhua mengutip pernyataan sang presiden. “Kematian pekerja medis garis depan mencerminkan semangat kemanusiaan dan keagungan dokter,” imbuh Xi.

sdnws.

LEAVE A REPLY