Pembangunan Alun-Alun Suroboyo Segera Rampung, Akhir Bulan Diaspal

0
95
DIKEBUT: Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan alun-alun di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Minggu (16/2).

Surabaya, Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengebut pembangunan Alun-Alun Suroboyo di atas dan bawah Jalan Pemuda 17, bawah Jalan Yos Sudarso, serta basement Balai Pemuda. Setelah bisa dilalui pejalan kaki pada 31 Desember 2019, tahap selanjutnya pengaspalan Jalan Yos Sudarso.

“Rencananya akhir Februari diaspal,” ujar Kabid Pembangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya Iman Krestian, Minggu (16/2).

Pantauan Radar Surabaya di lapangan, para pekerja telah membuka papan yang ada di depan Balai Pemuda. Sehingga kondisi jalan terlihat dari Gubernur Suryo yang akan berbelok ke Jalan Panglima Sudirman.

Iman Krestian menambahkan, setelah pengaspalan pejalan kaki dan kendaraan bermotor bisa melintas. Namun, jalan akan dibuka separo, yakni sisi Jalan Pemuda. “Saat ini tengah persiapan untuk pengaspalan. Setelah sisi Jalan Pemuda, nanti baru sisi Yos Sudarso,” katanya.

Iman menjelaskan, saat ini masih ada pengerjaan bagian bawah yang tersisa 40 persen lagi. “Bagian bawah tinggal menyelesaikan strukturnya saja,” terangnya.

Iman memprediksi keseluruhan bangunan Alun-Alun Suroboyo akan rampung dua hingga tiga bulan ke depan. Nantinya alun-alun menjadi tempat berkumpul warga Kota Pahlawan. “Bagian bawah luasnya sekitar 1.000 meter persegi. Nantinya yang bawah dilengkapi dengan AC untuk pertunjukan dan sentra UKM dan working space,” imbuhnya.

Pembangunan bagian bawah menggunakan teknik top down. Menurut Iman, teknik tersebut lebih aman karena pengerjaan konstruksi atasnya diselesaikan terlebih dahulu baru bagian bawah. “Jadi, kami buat dinding penahan dulu, setelah itu struktur kolom-kolomnya. Selesai baru penggalian sekitar tiga meter. Terus kita pasang scaffolding. Begitu selesai dilakukan penggalian sekitar enam meter, kemudian dilakukan pengecoran lagi di bagian bawahnya agar stabil,” paparnya.

Dia menegaskan, pengerjaan konstruksi bagian atas sudah dikunci sehingga stabil dan minim dampak lingkungan. “Meskipun ada sedikit retakan-retakan di sekitarnya karena posisinya bangunan sekitarnya hanya dua meter. Otomatis kena pergerakan tanah,” katanya.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya genangan di bagian bawah, pemkot sudah menyiapkan pompa. “Kebetulan gak ada genangan, tapi kami siapkan dua pompa,” imbuhnya.

Imam mengatakan, sebelum dibuka bakal dilakukan uji coba terlebih dahulu dengan truk bermuatan sekitar 90 ton.

jp

LEAVE A REPLY