Film Horor Djoerig Salawe Diangkat dari Kisah Nyata Tahun 1970an

0
221
Film Horor Djoerig Salawe Diangkat dari Kisah Nyata Tahun 1970an.
Film Horor Djoerig Salawe Diangkat dari Kisah Nyata Tahun 1970an.

JAKARTA, Nawacita – Tidak semua orang suka dengan film horor. Alasannya tentu saja rasa takut dan bahkan, bisa terbawa mimpi. Namun, Djoerig Salawe menawarkan horor yang berbeda. Meski tidak menghilangkan sisi menyeramkan pada beberapa adegan, tetapi film rumah produksi MBK Productions ini membalutnya dengan komedi. Hal ini terlihat dalam teaser trailer Djoerig Salawe.

Dalam teaser berdurasi 1 menit itu dimulai dengan adegan mencabut nisan dari kuburan orang yang baru meninggal. Menariknya, peristiwa ini merupakan kejadian nyata yang dialami seseorang pada 1970-an di Jawa Barat.

Setelah mayat yang nisannya dicabut, keadaan desa mulai mencekam. Setan itu bergentayangan menakuti masyarakat. Tapi, Aming dan Joe P Project, Fico Fachriza mencairkannya dengan balutan komedi yang membuat penonton tertawa.

Baca Juga: Chelsea Islan Lakukan Aksi di Film Horor Tanpa Peran Pengganti

Beberapa pemain lain yang terlibat dalam film Djoerig Salawe ini, seperti Ben Kasyafani, Nadine Alexandra, Anyun, Babe Cabita, Dimas Andrean, Gabriella Desta, Inggrid Widjanarko, Mongol, dan Candil.

Baca Juga: Daftar Kisah Viral Paling Horor di Medsos

Dalam film ini, Ben berperan sebagai umar dan itu menjadi tantangan tersendiri. Bukan karena film horornya, melainkan karena dia harus menggunakan bahasa dan aksen Sunda.

“Bahasa bisa dihapalin bisa dipelajarin, cuma kalau lengkoknya Sunda enggak bisa dipalsuin. Saya bilang ini cukup berisiko untuk dialeg Sunda,” kata Ben.

Djoerig Salawe sendiri bercerita tentang Adang dan Asep yang bersaing menjadi calon lurah. Meski menang dalam pemilihan, Adang bangkrut dan ditinggal istrinya. Dia pun pergi ke dukun untuk mendapatkan kekayaan dengan cara bermain judi.

Selain bersaing mendapatkan jabatan, Adang dan Asep berlomba memikat hati seorang gadis kembang desa bernama Mince. Sahrul Gibran yang menjadi Djoerig Salawe berhasil menyuguhkan adegan mencekam dengan nuansa komedi. Rencananya, film ini akan tayang di bioskop Indonesia pada Kamis, 26 Maret 2020 mendatang.

sdnws.

LEAVE A REPLY