Menteri Luhut: Perusahaan Gas AS Tertarik Investasi di Indonesia

0
150
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

JAKARTA, Nawacita – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan perusahaan gas dan petrokimia asal Amerika Serikat, Air Products & Chemicals Incorporated tertarik berinvestasi di Indonesia.

Ketertarikan ini, kata Luhut, setelah dirinya bertemu dengan CEO Air Products & Chemicals Inc., Seifi Ghasemi. “Kami berbicara soal investasi dan mereka tertarik untuk investasi proyek gasifikasi batu bara. Air Products mau melakukan investasi USD6,5 miliar. Investasi proyek gasifikasi batu bara ini dilakukan dengan PT Bukit Asam,” ujarnya, Jumat (31/1/2020).
Baca Juga: Menko Luhut Yakinkan Investor Asing: Tidak Lama Lagi Kami Akan Menjadi Negara Besar

Nilai USD6,5 miliar itu bila dikonversi dalam kurs Rp14.000 per dollar AS, maka setara dengan Rp91 triliun. Menurut Luhut, batu bara PTBA ini nantinya akan dibagi berdasarkan jenisnya. Jika kalorinya berada pada 3.800 kcal per kilogram akan cocok untuk digasifikasi.
Baca Juga: Menko Luhut: Jepang Bakal Investasi di Ibu Kota Baru

“Ya itu kan banyak batu bara kalori rendah, 3.800 kalori. Kalau ngangkut, operasionalnya kan repot. Jadi bikin saja disitu gasifikasi, kan bagus,” katanya.

Luhut menambahkan bahwa nanti hasil turunan gasifikasi batubara ini bisa membuat harga gas cuma USD6 per MMBTU. “Gasifikasi untuk nantinya harga gas USD6 per MMBTU. Kemudian dimethyl ether (DME) turunannya sampai bahan chemical lainnya,” ungkap Luhut.

sdnws.

LEAVE A REPLY