Tanggapi Keluhan Pedagang Pasar Kapasan Baru, Komisi B Lakukan Sidak

0
149

Surabaya, Nawacita- Menanggapi laporan pedagang Pasar Kapasan Baru, Komisi B DPRD Surabaya melakukan sidak pada Selasa (14/1). Komisi B menemukan banyaknya orang yang tidak terdata di Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS).

Jhon Tamrun anggota komisi B mengungkapkan bahwa PDPS memiliki pekerjaan rumah untuk mendata pedagang di Pasar Kapasan Baru. Sebab dari hasil sidak, banyak pedagang yang tidak diketahui PDPS.

“Banyak orang-orang sewa menyewa (stand) tapi PDPS tidak tau,” ungkapnya.

Selain itu laki-laki yang akrab disapa Jhon juga menyinggung banyaknya warga non Surabaya yang memakai tempat di Pasar Kapasan Baru. Padahal tempat tersebut seharusnya dimanfaatkan oleh warga yang memiliki identitas penduduk Surabaya.

“Aset Pemkot (Surabaya) itu harusnya dipakai warga Surabaya. Ini malah banyak dari luar kota,” ujarnya.

Terkait permasalahan manajemen PDPS Jhon juga menerangkan Plt Direktur Utama (Dirut) PDPS tidak sama dengan jabatan Dirut PDPS. Sehingga agak sulit untuk melakukan manajemen secara benar.

“Manajeman ini karena belum ada Dirut yg definitif. Jd tidak hak dan kewenangan yang sama besarnya dengan Dirut definitif,” terangnya.

Di sisi lain, Elsye Tatipata Kepala Pasar Kapasan Baru mengapresiasi sidak yang dilakukan oleh komisi B. Sebab pihak dewan bisa langsung mengetahui permasalahan yang ada di lapangan.

Selain itu terkait manajemen PDPS, Ia menyetujui perbaikan manajemen. Wanita yang akrab disapa Elsye itu juga membeberkan ada 1670 pedagang yang aktif di pasar. Sedangkan pedagang dari luar Surabaya Ia menerangkan bahwa bisa saja dari pihak pertama (pemilik stand) menyewakan kepada orang lain.

“Biasanya orang yg berdagang di sini belum tentu pemilik,” ujarnya saat diwawancarai di Pasar Kapasan Baru

(and)

LEAVE A REPLY