Jokowi: Penanganan Gempa Maluku Sudah Lebih Baik

0
73
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JAKARTA, Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku mendapatkan laporan gempa magnitudo 7,1 yang telah terjadi di Maluku Utara pada Kamis 14 November 2019 sekira pukul 23.17 WITA.

“Saya ikuti sampai jam setengah 3 tadi malam. Dan laporan terakhir yang saya terima, alhamdulillah tidak ada yang meninggal, memang ada korban luka 2 orang dan rumah yang rusak ada 19. Tapi ini akan saya ikuti terus untuk mendapatkan laporan paling akhir.,” kata Presiden Jokowi di Bandar Udara Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat 15 November 2019 seperti dikutip dari Setkab.go.id.

Baca Juga: Manado Gempa Susulan, Warga Diharap Tenang

Presiden bersyukur karena masyarakat sudah lebih tenang dan aparat juga manajemennya lebih baik sehingga ketenangan itulah yang mengurangi korban-korban yang ada. “Saya kira memang inilah yang terus disosialisasikan, karena kita sekarang semuanya mulai menyadari bahwa kita berada di ring of fire, di dalam titik-titik, garis-garis, cincin api,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Ingatkan Warga Soal Zona Cincin Api

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 19 bangunan mengalami rusak ringan pasca gempa magnitudo 7,1 yang terus disusul gempa-gempa kecil itu. Rincian bangunan rusak mencakup 15 rumah, 3 gereja dan 1 sekolah. Rumah rusak ringan tersebut terjadi di Kelurahan Lelewi 9 unit, Mayau 5 dan Bido 1, sedangkan gereja masing-masing 1 unit rusak pada ketiga kelurahan tadi. Fasilitas sekolah rusak teridentifikasi 1 unit di Kelurahan Mayau.

“Ketiga wilayah kelurahan ini berada di bawah administrasi Kecamatan Batang Dua, yang letaknya di sebuah pulau kecil,” kata Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB dalam siaran persnya Jumat 15 November.

oknws.

LEAVE A REPLY