22 Oktober Sejarah Dunia: Perang Spanyol-Maroko Hingga Hari Santri Nasional

0
141
Hari Santri Nasional.
Hari Santri Nasional.

SOLO, Nawacita – Pada 22 Oktober 1859, Spanyol mendeklarasikan perang terhadap Maroko. Deklarasi itu memicu Perang Spanyol-Maroko yang berlangsung selama lebih dari enam bulan dan berakhir dengan kemenangan Spanyol.

Dimulainya Perang Spanyol-Maroko merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada hari ke-295—hari ke-295 dalam tahun kabisat-sesuai sistem Kalender Gregorian, 22 Oktober. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 22 Oktober yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 22 Oktober:

1383 – Raja Portugal Ferdinand I Meninggal Dunia

Raja Portugal Ferdinand I meninggal dunia tanpa memiliki seorang anak lak-laki. Hal itu memicu konflik dan perebutan takhta yang melibatkan Portugal yang dibantu Inggris dan Kastilia yang didukung Prancis dan Aragon. Konflik itu berakhir pada 1385 saat John I secara resmi dinobatkan sebagai Raja Portugal dan diakui pihak Kastilia.

1663 – Pasukan Dinasti Ming Kalahkan VOC

Pasukan Dinasti Ming mengalahkan pasukan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) atau Kongsi Dagang Hindia Timur Belanda dalam pertempuran di Teluk Liao Luo, Taiwan. Peristiwa itu menjadi pertempuran antar-angkatan laut terbesar yang melibatkan pasukan Tiongkok dan pasukan dari Eropa sebelum Perang Opium meletus.

Baca Juga: 21 Oktober Sejarah Dunia: Perang Salib Rakyat Berakhir Hingga Serangan Kamikaze Jepang

1859 – Perang Spanyol-Maroko

Spanyol mendeklarasikan perang terhadap Maroko dan memicu Perang Spanyol-Maroko yang berlangsung selama lebih dari enam bulan. Deklarasi perang dari Spanyol itu dipicu masalah perbatasan dengan Maroko yang tak kunjung usai. Perang tersebut berakhir dengan kemenangan Spanyol yang berhasil merebut wilayah Ceuta dan Melilla dari Maroko.

1941 – Jerman Eksekusi Kelompok Pemberontak di Prancis

Pasukan Jerman mengeksekusi mati 30 orang anggota kelompok pemberontak di Prancis. Eksekusi mati itu dilakukan sebagai pembalasan atas kematian seorang perwira militer Jerman yang dibunuh kelompok pemberontak di Prancis.

1943 – Inggris Serang Kota Kassel

Pasukan Angkatan Udara Inggris menyerang Kota Kassel di Jerman dan menimbulkan kebakaran hebat. Akibatnya, sekitar 10.000 orang tewas dan 150.000 orang kehilangan tempat tinggal mereka. Korban dari serangan tersebut kebanyakan merupakan warga sipil.

1946 – Operasi Osoaviakhim

Pasukan Uni Soviet melakukan perekrutan paksa terhadap lebih 2.000 tenaga ahli dan ilmuwan berkebangsaan Jerman yang masih tinggal di wilayah kekuasaan Uni Soviet setelah Perang Dunia II berakhir. Sebanyak 2.000 orang itu dipaksa bekerja di bawah pemerintah Uni Soviet. Peristiwa itu disebut dengan Operasi Osoaviakhim.

1949 – Lahirnya Arsene Wenger

Arsene Wenger lahir di Strasbourg, Prancis. Kini, ia dikenal luas sebagai pelatih yang pernah menangani klub besar di Inggris, Arsenal, sejak 1996 silam hingga 2018. Wenger merupakan manajer terlama dan paling sukses yang pernah menangani Arsenal. Dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, Wenger telah mempersembahkan tiga gelar juara Liga Inggris, tujuh gelar juara Piala FA, dan enam gelar juara FA Community Shield.

1955 – Republik Vietnam Diproklamasikan

Vietnam Selatan diproklamasikan sebagai Republik Vietnam dengan menggunakan referendum pada 22 Oktober 1955. Ketika itu pasukan Ngo Dinh Diem mengklaim telah memenangkan pemungutan suara di Saigon.

Kemudian ia berhasil menggulingkan Kaisar Bao Dai, dan dipaksa untuk menerbitkan sebuah permohonan terakhir yaitu agar negara itu bersatu di bawah suatu pemerintahan yang demokratis. Tidak lama dari proklamasi itu, pasukan Ngo Dinh Diem ditetapkan menjadi presiden pertama untuk Republik Vietnam pada 26 Oktober 1955.

Baca Juga: Sejarah dan Hakikat Penamaan Santri di Indonesia

2015 – Hari Santri Nasional

Tepat pada 22 Oktober 2015 diperingati sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Joko Widodo di Masjid Istiqlal Jakarta. Penetapan Hari Santri Nasional dimaksudkan untuk meneladani semangat jihad kepada para santri tentang keindonesiaan yang digelorakan para ulama.

Tanggal 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisi perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

soknws.

LEAVE A REPLY