17 Oktober Sejarah Dunia: Liga Balkan Perangi Kesultanan Ottoman Hingga Lahirnya Prabowo Subianto

0
66
Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto.

SOLO, Nawacita – Kerajaan Bulgaria, Kerajaan Yunani, dan Kerajaan Serbia bersatu dalam Liga Balkan mendeklarasikan perang terhadap Kesultanan Ottoman demi membantu Kerajaan Montenegro dalam Perang Balkan I di Semenanjung Balkan, 17 Oktober 1912.

Terbentuknya Liga Balkan merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 17 Oktober. Selain itu, masih banyak peristiwa bersejarah pada 17 Oktober yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 17 Oktober, yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

1448

Pertempuran Kosovo II antara pasukan Kesultanan Ottoman dan pasukan Kerajaan Hungaria meletus di Kosovo, Serbia. Pertempuran tersebut berlangsung selama tiga hari dan berakhir dengan kemenangan pasukan Kesultanan Ottoman. Atas kemenangan itu, pasukan Ottoman berhasil mengamankan Konstantinopel dari upaya perebutan yang dilakukan musuh.

Baca Juga: 16 Oktober Sejarah Dunia: Sarekat Dagang Islam Berdiri Hingga Lahirnya Casey Stoner

1800

Inggris mengambil alih kekuasaan di Pulau Curacao dari Belanda. Namun pada 1815, Belanda kembali berkuasa di pulau yang terletak di wilayah Karibia tersebut. Hingga kini, Pulau Curacao masih menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Belanda.

1912

Kerajaan Bulgaria, Kerajaan Yunani, dan Kerajaan Serbia mendeklarasikan perang terhadap Kesultanan Ottoman demi membantu Kerajaan Montenegro dalam Perang Balkan I di Semenanjung Balkan. Negara-negara yang melawan Kesultanan Ottoman itu lantas disebut Liga Balkan. Perang tersebut lantas berlangsung selama hampir delapan bulan dengan kemenangan Liga Balkan.

1941

Untuk kali pertama di masa Perang Dunia II, kapal selam milik Jerman U-568 menyerang kapal perang milik Amerika Serikat (AS) USS Kearny di perairan Reykjavik, Islandia. Akibat serangan itu, 11 orang meninggal dunia, 22 orang terluka, dan kapal USS Kearny mengalami kerusakan parah.

1951

Kelahiran Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Jakarta. Prabowo adalah seorang politisi, pengusaha, dan perwira tinggi militer Indonesia.Ia menempuh pendidikan dan jenjang karier militer selama 28 tahun sebelum berkecimpung dalam dunia bisnis dan politik.

Bersama Hatta Rajasa, ia maju sebagai calon Presiden Indonesia ke-7 dalam pemilihan umum 2014, namun diungguli oleh pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.Ia kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilihan umum Presiden Indonesia 2019, berpasangan dengan Sandiaga Uno. Prabowo merupakan putra dari ekonom Soemitro Djojohadikoesoemo banyak dilewatkan di luar negeri bersama orangtuanya.

Baca Juga: Pasukan Perang Bayaran Paling Mematikan di Dunia, Gurkha

1962

Mohammad Yamin meninggal dunia pada usia 59 tahun di Jakarta. Yamin merupakan sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang dikenal luas sebagai salah satu pelopor sumpah pemuda. Selain itu, Yamin juga menyandang gelar pahlawan nasional.

1968

Sersan Dua Usman Janatin dan Kopral Dua Harun Tohir dihukum gantung oleh otoritas Sinagpura lantaran mengebom Hong Kong and Shanghai Bank atau yang sekarang dikenal sebagai Mac Donald House pada 10 Maret 1965. Sebenarnya, dua anggota TNI itu ditugaskan untuk melakukan sabotase dengan mengebom rumah tenaga listrik, bukan bangunan yang ramai warga sipil. Sabotase itu merupakan salah satu tindakan TNI semasa konfrontasi antara Indonesia dan Malaysia. Usman dan Harun lantas dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

1987

Hari Pembebasan Kemiskinan kali pertama diperingati di Paris, Prancis. Pada 1992, PBB lantas menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Pembebasan Kemiskinan Sedunia.

soknws.

LEAVE A REPLY