Sebuah Keluarga Terisolasi Selama 9 Tahun Menunggu Hari Kiamat

0
62
rumah pertanian terpencil di Ruinerwold, Belanda.
rumah pertanian terpencil di Ruinerwold, Belanda.

RUINERWOLD, Nawacita – Sebuah keluarga beranggotakan enam orang telah diselamatkan dari sebuah ruang bawah tanah rahasia di sebuah rumah pertanian di Belanda setelah putra sulungnya melarikan diri dan mencari bantuan ke pub terdekat. Keluarga itu telah hidup dalam isolasi total selama sembilan tahun, “menunggu datangnya hari kiamat”.

Polisi mendatangi rumah pertanian terpencil di Ruinerwold, Belanda itu setelah pria, yang merupakan putra pemilik rumah, melarikan diri pada Minggu malam dan berlari ke sebuah pub terdekat untuk meminta bantuan. Pria itu menjelaskan bahwa dia pergi pada malam hari karena “tidak mungkin keluar di siang hari”, penampilannya kotor, tidak terurus, dan tampak bingung.

Menurut pemilik pub, pria muda itu mengatakan dia tinggal di pertanian bersama saudara-saudaranya dan bahwa dia “ingin mengakhiri cara mereka hidup”. Demikian Diwartakan RT, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Kisah Sukses Orang Terkaya yang Memulai Bisnis di Usia Muda

Berdasarkan laporan media Belanda, anak-anak dan seorang lelaki yang terbaring di tempat tidur, yang semula diyakini sebagai ayah mereka, telah hidup bersembunyi di ruang bawah tanah rumah pertanian itu selama sembilan tahun, menunggu “akhir zaman”. Pria bernama Josef B., 58 tahun, seorang tukang yang diketahui sebagai satu-satunya orang yang menyewa rumah itu sebelumnya, ditangkap di tempat kejadian karena menolak untuk bekerja sama dengan penyelidikan.

Anak-anak yang bersaudara itu tinggal di ruang bawah tanah rumah, yang hanya dapat diakses melalui tangga tersembunyi di balik lemari di ruang tamu. Mereka dilaporkan tidak mengetahui ada orang lain di dunia ini karena lama terisolasi.

Rumah itu sendiri terisolasi oleh sebuah kanal, yang hanya dapat diakses oleh satu jembatan, dan diamankan oleh gerbang yang terkunci. Tetangga yang mencoba menyelidiki menemukan bahwa properti itu dipenuhi kamera pengintai.

Baca Juga: Cerita Suku Komodo di Era Modernisasi dan Popularitas Komodo

Menurut saudara tertua, anak-anak itu tidak pernah bersekolah, dan mereka tidak terdaftar oleh pihak berwenang setempat. Keluarga itu diyakini swadaya, dengan sebidang sayur-mayur dan ternak untuk menopang kehidupan mereka. Ibu mereka diperkirakan telah meninggal sebelum keluarga pindah ke rumah pertanian itu, “sudah lama sekali,” menurut wali kota. meskipun beberapa laporan menyebutkan dia dimakamkan di properti tersebut.

Menurut laporan tetangga, satu-satunya yang terlihat dari properti itu adalah Josef B., yang disaksikan tetangganya mengemudi masuk dan keluar dari pertanian setiap hari. Dia juga mengamati dengan teropong untuk mengusir penyusup.

Polisi masih menyelidiki bagaimana keluarga itu hidup begitu lama dalam isolasi dan sifat hubungan antara Josef B. dan keluarga. Anak-anak bersaudara itu telah dikeluarkan dari rumah tersebut.

oknws.

LEAVE A REPLY