Mendagri Ungkap Daerah Rawan Radikalisme-Terorisme

0
52
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

JAKARTA, Nawacita – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menandai beberapa daerah yang menjadi titik rawan penyemaian benih radikalisme-terorisme. Pasalnya, keduanya menjadi ancaman bangsa setelah 74 tahun negara ini merdeka.

“Mencermati perkembangan, tantangan yang paling berat dihadapi sekarang adalah radikalisme-terorisme. Dari Sabang sampai Merauke telah merasuk di situ,” kata Tjahjo dalam acara ‘Rakornas Simpul Strategis Pembumian Pancasila’ di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Kementerian PUPR Salurkan Bantuan Rumah Bagi Korban Gempa Ambon

Tjahjo mengungkapkan, daerah ‘merah’ radikalisme-terorisme meliputi Pulau Sumatera, sebagain Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Papua.

Baca Juga: Kinerja Tiga Menteri Ini Dinilai Paling Memuaskan

“Daerah-daerah merah radikalisme-terorisme muncul mulai dari pulau Sumatera, masuk provinsi Banten sebagian, masuk Jakarta, masuk beberapa Jabar, Jateng, Jatim, sampai NTT dan Papua. Ini paham radikalisme terorisme cukup merisaukan kita,” paparnya.

Tjahjo meminta Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di daerah untuk mencermati radikalisme-terorisme. Menurut dia, radikalisme-terorisme adalah musuh utama bangsa Indonesia saat ini. “Musuh utama kita adalah radikalisme-terorisme ini harus kita lawan. Kesbangpol tolong cermati dan monitor hal ini,” tegasnya.

oknws.

LEAVE A REPLY