Eddie Van Halen Kena Kanker Tenggorokan, Imbas Sering Gigit Pick Gitar

0
57
Gitaris legendaris Eddie van Halen.
Gitaris legendaris Eddie van Halen.

BERLIN, Nawacita – Gitaris legendaris Eddie van Halen harus menjalani radioterapi setelah didiagnosis mengalami kanker tenggorokan diduga akibat sering menggigit pick. Musisi kelahiran 26 Januari 1955 ini mengidap kanker hampir selama 20 tahun.

Dia pun sering berobat keluar negeri, terutama Amerika Serikat (AS) dan Jerman. Pada tahun 2000, sekitar sepertiga lidahnya pernah dipotong dan baru dilaporkan bebas dari kanker dua tahun berikutnya. Eddie secara sembunyi-sembunyi menjalani perawatan radioterapi dalam lima tahun terakhir di Jerman. Selain dikenal sebagai perokok, Eddie juga sering menggigit pick gitar selama berada diatas panggung.

“Eddie didiagnosa mengidap kanker sejak 20 tahun yang lalu. Meski sudah dinyatakan sembuh, beberapa sel kankernya bermigrasi ke dalam tenggorokan dan perlu dirawat secara rutin,” ujar seorang sumber kepada TMZ. “Eddie telah menjalani perawatan dan pengobatan selama 5 tahun di Jerman,” tambahnya.

Baca Juga: Deretan Aksi Kontroversial Sejarah Musik Rock

Eddie tak menampik dirinya sering merokok dan mengonsumsi narkoba dalam jumlah yang sudah tidak terhitung. Dokter juga mengatakan kebiasaan Eddie tersebut kemungkinan menjadi penyebab kanker di mulutnya. Sebagian orang mengatakan kondisi Eddie positif. Namun dia tidak dianjurkan melakukan aktivitas yang sangat berat.

“Saya biasanya menggunakan pick gitar dari logam, baik kuningan atau tembaga, yang sering saya gigit dengan menggunakan bibir selama konser Titik itu menjadi titik saya menderita kanker lidah,” ujar Eddie kepada Billboard pada 2015.“Selain itu sekeliling studio dipenuhi energi elektromagnetik,” tambahnya.

Eddie pernah menjalani operasi darurat pada 2012. Saat itu dia mengalami serangan divertikulitis yang sudah parah, yakni kantong-kantong kecil terbentuk di dinding usus dan dapat menyebabkan rasa nyeri tak tertahankan saat meradang atau terinfeksi. Atas tindakan medis itu, Van Halen menunda konser di Jepang.

Isu kesehatan menyebabkan band Van Halen kembali menghentikan konser keliling kota yang awalnya akan mengusung formasi 1974-1985: vokalis David Lee Roth, drummer Alex van Halen, gitaris Eddie van Halen, dan basis Wolfgang van Halen Hal itu disampaikan teman Eddie Steve Lukather yang juga gitaris band Toto.

“Saya mengasihi Eddie dan Alex. Kami berteman sejak 40 tahun yang lalu. Semua orang ingin Van Halen kembali beraksi di atas panggung, termasuk saya. Sebab Van Halen merupakan salah satu band rock and roll terbaik sepanjang masa Van Halen memperkaya belantara musik Eropa,” ujarnya seperti dilansir Dailymail.

Van Halen terakhir kali konser pada Oktober 2015 di Hollywood Bowl, Los Angeles, California, AS. Menurut Lukather, semua orang, terutama anggota band Van Halen, menunggu kabar Eddie dengan cukup gelisah. Di usia yang sudah tidak lagi muda, semua anggota asli Van Halen rentan terhadap penyakit.

“Masalah kesehatan ini memang bukan hanya menerpa Eddie, tapi kami semua mengingat kami sudah tua renta. Kami memerlukan ekstra tenaga untuk dapat berkeliling konser ke sana kemari. Tapi Eddie mengalami penyakit yang lebih serius,” tandas Lukather. Seluruh anggota asli Van Halen berusia di atas 60 tahun.

Eddie memiliki nama lengkap Edward Lodewijk van Halen. Dia merupakan musisi, penulis lagu, dan produser musik hard rock keturunan Belanda-Amerika. Peran Eddie di Van Halen sangat penting. Pada 2012, majalah Guitar World memasukkan Eddie ke dalam daftar 100 gitaris terbaik sepanjang masa.

Lagu-lagu Van Halen sangat khas, terutama aransemennya. Meski hanya menjadi gitaris, Eddie sangat terkenal karena kemampuannya memainkan gitar sangat unik. Salah satu ciri khas gaya bermain gitar Eddie ialah tapping dua tangan. Dia memadukan sensibilitas ritmik dan melodi yang kini banyak ditiru gitaris muda.
Baca Juga: Deretan Komposer Musik Paling Jenius Sepanjang Masa

Sama seperti gitaris dunia lainnya, Eddie tidak belajar musik secara formal. Dia lebih mengandalkan intuisi dan mengembangkan teknik tapping. Atas bakatnya itu Eddie meraih banyak penghargaan di industri musik. Pada 1978, lagu instrumental Eruption menjadi lagu instrumental gitar solo kedua terbaik di dunia versi Guitar World.

Eddie memang bukan gitaris pertama yang menciptakan tapping. Namun kemampuannya melakukan improvisasi diakui para gitaris dunia. “Eddie mengapresiasi saya sebagai penemu teknik tapping . Tapi dia yang memainkannya. Dia merupakan pemain gitar yang hebat,” ujar gitaris Genesis Steve Hackett kepada Music Radar.

Selama bermain gitar, Eddie selalu menggunakan pick. Beberapa pick gitar terfavoritnya ialah Gibson PAF, Mighty Mites, DiMarzios, dan Ibanez Super.

sdnws.

LEAVE A REPLY