Hadapi Tantangan Global 2019 OJK Fokus Pada 5 Area

0
57

Solo-Nawacita- Untuk mempererat tali silaturahmi dengan awak media se surabaya, Otoritas Jasa Keuangan Regional (OJK) KR 4 jatim menyelenggarakan acara media gathering kegiatan ini dikemas dalam acara Cangkrukan bareng dengan awak media. baik cetak,online maupun tv bertempat di Hotel Novotel Solo Jumat (11/10/2019)

kegiatan media gathering yang diselenggarakan oleh OJK merupakan Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal perkembangan terkini tentang industri jasa keuangan (OJK) melalui insan pers serta Penguatan sinergi antara OJK dengan pemangku kepentingan terkait dalam konteks pengembangan ekonomi dan pelaksanaan tugas OJK di daerah.

OJK fokus pada lima area seperti memperbesar peran alternatif pembiayaan jangka menengah dan bagi sektor strategis, baik Pemerintah dan swasta. kedua, mendorong industri jasa keuangan untuk meningkatkan kontribusi pembiayaan kepada sektor prioritas seperti industri ekspor, substitusi impor, pariwisata maupun sektor perumahan, dan industri pengolahan.ketiga,menyediakan akses keuangan bagi UMKM dan masyarakat kecil di daerah terpencil yang belum terlayani oleh Lembaga Keuangan Formal dan keempat Mendorong inovasi industri jasa keuangan dalam menghadapi revolusi industri 4.0. serta kelima Memanfaatkan teknologi dalam proses kerja OJK dalam pengawasan lembaga jasa keuangan berbasis teknologi.

” Untuk industri jasa Keuangan di Jatim triwulan 3 2019 menunjukkan perkembangan kinerja yang positif sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.” ujar Heru cahyono

Sedangkan,Total aset 403 Bank yang beroperasi di jatim meningkat sebesar 8,40% dan dana yang dihimpun meningkat 8,78% serta penyaluran kredit meningkat 6,90%. Intermediasi perbankan cukup baik dengan LDR sebesar 84,59% dengan NPL yang masih terjaga sebesar 3,75%

Sementara itu, pasar modal jatim juga menunjukkan kinerja positif seperti peningkatan jumlah investor saham sebesar 58,75% yang lebih tinggi dibandingkan dengan nasional sebesar 52,66%. Jumlah investor saham di Jawa Timur sebesar 13,40% dari total investor saham secara nasional.” terang dia

kemudian untuk Industri Keuangan Non Bank di Jawa Timur, dengan pertumbuhan Pendapatan Premi Asuransi sebesar 2,69% dan pertumbuhan Piutang Perusahaan Pembiayaan sebesar 6,88% dengan NPF yang terjaga dengan baik sebesar1,86%. Selain itu perkembangan Dana Pensiun juga baik yang tercermin dari pertumbuhan aset bersih dan investasi masing-masing sebesar 11,7% dan 11%.

OJK terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di jatim melalui fungsi Edukasi dan Perlindungan Konsumen serta optimalisasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). dilaksanakan melalui 138 kegiatan sosialisasi dengan jumlah sebanyak 21.075 peserta berbagai Profesi pelaku UMKM, pegawai, pelajar, akademisi dan ibu rumah tangga.

dalam upaya peningkatan inklusi di Jawa Timur sampai dengan triwulan 3 tahun 2019 dilakukan melalui, Pendirian 15 LKMS Bank Wakaf Mikro di beberapa lokasi pondok pesantren untuk memberdayakan ekonomi masyarakat miskin di sekitar Pondok Pesantren dan mengurangi ketergantungan masyarakat pada rentenir, kedua Perluasan Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Program LAKU PANDAI) mengalami peningkatan sebesar 53,84% dengan jumlah agen sebanyak 204.087 agen, ketiga Peningkatan pemberdayaan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai Rp17,9 T dan merupakan peringkat ke 2 terbesar dalam penyaluran KUR secara nasional dengan NPL hanya sebesar 0,02%.

OJK Regional 4 Jawa Timur juga menjalankan fungsi perlindungan konsumen melalui penanganan pengaduan nasabah sebanyak 1.598 pengaduan, pemberian pelayanan SLIK kepada masyarakat sebanyak 5.132 pemohon dan peningkatan peran Tim Kerja Satgas Waspada Investasi Jawa Timur dalam merespon maraknya penawaran investasi illegal di berbagai daerah yang terbukti merugikan masyarakat dengan kegiatan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai media baik on-air maupun off-air.

Pada kegiatan cangkrukan bareng dengan Awak Media juga diundang narasumber dari PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas) sebagai pelaku industry Fintech Peer to Peer Lending dan Pimpinan Redaksi Jawa Pos Jawa Timur serta Kepala Otoritas OJK Regional 4 Jatim, Heru Cahyono

dny

LEAVE A REPLY