Istimewanya Hari Jumat dan Amalan yang Dianjurkan

0
49
Istimewanya Hari Jumat dan Amalan yang Dianjurkan.
Istimewanya Hari Jumat dan Amalan yang Dianjurkan.

SURABAYA, Nawacita Hari Jumat (jumu’ah) adalah penghulu dari semua hari (Sayyidul Ayyam) atau hari raya bagi umat Islam dalam sepekan. Allah Ta’ala menjadikan Jumat sebagai hari istimewa dan mencurahkan banyak karunia dan keberkahan.

Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) bersabda, “Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat, padanya Adam diciptakan, dimasukkan ke surga dan juga dikeluarkan darinya serta kiamat tidak terjadi melainkan pada hari Jumat,” (HR. Muslim)

Imam Syafi’i dan Imam Ahmad juga meriwayatkan sebuah hadits dari Sa’ad bin ‘Ubadah: “Rajanya hari di sisi Allah adalah hari Jumat. Ia lebih agung daripada hari raya kurban dan hari raya Idul Fitri. Di dalam Jumat terdapat lima keutamaan. Pada hari Jumat Allah menciptakan Nabi Adam dan mengeluarkannya dari surga ke bumi. Pada hari Jumat pula Nabi Adam wafat.

Baca Juga: Biar Cepat Kaya, Kerja Keras Saja Tidak Cukup Tambahkan Amalan Ini

Di dalam hari Jumat terdapat waktu yang tiada seorang hamba meminta sesuatu di dalamnya kecuali Allah mengabulkan permintaannya, selama tidak meminta dosa atau memutus tali silaturrahim. Hari kiamat juga terjadi di hari Jumat. Tiada Malaikat yang didekatkan di sisi Allah, langit, bumi, angin, gunung dan batu kecuali ia khawatir terjadinya kiamat saat hari Jumat”.

Dalam hadits lain, dari Aus bin Aus RA berkata Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya hari yang afdhal bagi kalian adalah hari Jumat, padanya Adam diciptakan dan diwafatkan, pada hari Jumat juga sangkakala (pertanda kiamat) ditiup dan padanya juga mereka dibangkitkan. Karena itu perbanyaklah bershalawat kepadaku karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku”.

Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat yang kami ucapkan untukmu bisa dihadapkan padamu sedangkan jasadmu telah hancur?” Beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan bagi tanah untuk memakan jasad para nabi,” (HR. Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Imam Ahmad)

Dalam kalender Islam (Hijriyah), sebuah hari diawali dengan terbenamnya matahari, maka hari Jumat dimulai sejak Maghrib (Kamis malam).

Amalan yang Dianjurkan di Hari Jumat:

1. Memperbanyak Shalawat dan Salam kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain hadits di atas, masih banyak hadits yang menerangkan keutamaan bershalawat. Di antaranya hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali” (HR Muslim)
Baca Juga: Silaturahmi atau Silaturahim, Mana yang Benar?

Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa diantara umatku yang bershalawat kepadaku satu kali dengan ikhlas dari hatinya, niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali shalawat, mengangkat kedudukannya sebanyak sepuluh derajat, menuliskan baginya sepuluh kebaikan, dan menghapuskan sepuluh kesalahan darinya.” (H.R. Ahmad, An-Nasa’i, dan Ibnu Hibban)

Rasulullah SAW juga bersabda, “Sesungguhnya manusia yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat untukku” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

2. Membaca Surah Al-Kahfi dan Surah Yasin.

Keutamaan membaca Surah Al-Kahfi pada malam Jumat dan hari Jumat dijelaskan dalam banyak hadits. Diantaranya hadits riwayat Al-Hakin, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa membaca surah al-Kahfi pada malam Jumat, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul ‘atiq.”

Selain itu, dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat.

Membaca surah Al-Kahfi ini dimulai sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis, hingga waktu maghrib hari Jumat.

Selain Al-Kahfi, dianjurkan juga membaca Surah Yasin. Sebagaimana sabda Rasulullah diriwayatkan Imam Thabrani dalam kitabnya Mu’jamul Ausath dan As-Shaghir dari Abu Hurairah. “Siapa yang membaca surat Yasin pada malam hari karena mencari keridhaan Allah, niscaya Allah mengampuni dosanya.”
Baca Juga: Terbukti Bermanfaat, 9 Kebiasaan Nabi Muhammad SAW

Meskipun derajat hadits ini lemah, sebagian ulama menjadikannya sebagai amalan rutin di malam Jumat dalam rangka fadhilah amal. Selain untuk menghidupkan Jumat, Surah Yasin diyakini sebagai jantungnya Alqur’an meskipun sebagian ulama menganggapnya hadits lemah.

3. Memperbanyak Doa.

Berdoa di hari Jumat maupun malam Jumat merupakan sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW. Sebab hari Jumat adalah hari dimana dikabulkannya doa-doa sehingga hari tersebut disebut hari mustajab untuk memanjatkan doa.

Nabi SAW bersabda: “Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim berdiri melaksanakan salat lantas dia memanjatkan suatu doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta.” (HR Bukhari-Muslim)

Selain ketiga amalan sunnah di atas, ada beberapa amalan mulia yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk menghidupkan hari Jumat, yaitu:

1. Mandi Jumat.
2. Memotong Kuku.
3. Mencukur Rambut atau Bulu Ketiak.
4. Bersuci dan Mengoleskan Minyak Wangi.
5. Memakai Pakaian Terbaik (pakaian putih lebih utama).
6. Bersedekah kepada Fakir Miskin atau Anak Yatim.
7. Bersegera ke Masjid untuk Menunaikan Salat Jumat.
8. Mendirikan Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid.
9. Diam ketika Khutbah.
10. Tidak Menekuk Lutut saat Duduk.
11. Shalat Sunnah 2 rakaat atau 4 rakaat sesudah Salat Jumat.

sdnws.

LEAVE A REPLY