DPR Pilih Lima Anggota Baru, BPK Dikuasai Politisi

0
46
Wakil Ketua Komisi XI DPR, Soepriyatno.

Jakarta, NawacitaKomisi XI DPR menetapkan lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019-2024, melalui pemungutan suara (voting). Setelah menyelesaikan tahapan uji kepatutan dan kelayakan (fit and propert test).

“Kami tetapkan lima anggota BPK RI yang akan diputuskan dan disampaikan ke Rapat Paripurna,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR, Soepriyatno saat memimpin rapat di Jakarta, Rabu malam (25/9/2019).

Lima anggota terpilih adalah Pius Lustrilanang, memperoleh 43 suara; Daniel Lumban Tobing dan Hendra Susanto yang masing-masing memperoleh 41 suara. Anggota lainnya, Achsanul Qosasi mendapatkan 31 suara; dan Harry Azhar Azis mendapatkan 29 suara.

Informasi saja, empat anggota DPR di atas merupakan mantan anggota DPR alias politisi. Semisal, Pius Lustrilanang mantan Anggota DPR yang kini menjabat salah satu Ketua DPP Partai Gerindra. Pada era 1990, Pius dikenal sebagai salah satu aktivis.

Begitu pula Daniel Lumban Tobing adalah kader PDI-P dan sempat menjadi anggota DPR periode 2014-2019 mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat VII.

Sementara Achsanul Qasasi adalah Anggota III BPK, sebelumnya adalah anggota DPR asal Partai Demokrat. Achsanul yang berdarah Madura ini juga dikenal sebagai pemilik Madura United, klub sepakbola peserta Liga Super Indonesia.

Setali tiga uang dengan Harry Azhar Azis, yang sempat menjabat sebagai Ketua BPK, merupakan mantan anggota DPR. Saat ini, Harry Azhar masih berstatus Anggota VI BPK.

Oh iya, hanya satu nama yang bukan termasuk politisi lolos berkantor di tetangga gedung DPR itu. Dia adalah Hendra Susanto yang kini menjabat sebagai Kepala Auditoriat I B. Bisa dibayangkan wajah BPK di masa depan akan sarat kepentingan politik. Lantaran, ya itu tadi. Anggotanya didominasi kelompok politik.

inlh

LEAVE A REPLY