Jokowi: KPK Memerlukan Dewan Pengawas

0
88
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA, Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerlukan Dewan Pengawas untuk menyeimbangkan kinerja lembaga antirasuah.

“Perihal keberadaan Dewan Pengawas memang perlu karena semua lembaga negara, Presiden, MA, DPR bekerja dalam prinsip check and balances, saling mengawasi, hal ini dibutuhkan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan kewenangan,” ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Jokowi Setuju Usulan Status Pegawai KPK Sebagai ASN

Jokowi mencontohkan jabatan Presiden yang diawasi oleh DPR dan diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mempertanggungjawabkan keuangan negara.

“Dewan Pengawas saya kira wajar dalam proses tata kelola yang baik,” tegasnya.

Kepala Negara menyetujui adanya Dewan Pengawas yang akan dibahas dalam rancangan UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Baca Juga: Jokowi Diminta Bersama Rakyat Mendukung KPK

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengusulkan nantinya Dewan Pengawas KPK nantinya diambil dari tokoh masyarakat, akademisi atau pegiat antikorupsi. “Dan bukan politisi, bukan birokrat atau aparat penegak hukum aktif,” papar dia.

Jokowi ingin Dewan Pengawas KPK ditunjuk oleh Presiden. Nantinya, Dewan Pengawas juga akan dijaring dari proses seleksi sama seperti Pansel Capim KPK.

“Saya ingin memastikan transisi waktu yang baik agar KPK tetap menjalankan kewenangannya sebelum ada keberadaan Dewan Pengawas,” pungkasnya.

oknws.

LEAVE A REPLY