Hary Tanoe Resmi Membuka Pra-PON Biliar Ke-20

0
85
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Hary Tanoesoedibjo.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Hary Tanoesoedibjo.

JAKARTA, Nawacita – Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) Biliar ke-20 resmi dibuka Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Hary Tanoesoedibjo.

“Ini persiapan dalam rangka PON, kualifikasi ini diikuti oleh 28 provinsi,” kata Hary, saat membuka Pra-PON olahraga biliar di arena Pusat Pelatihan Nasional POBSI, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Ajang yang berlangsung pada 21-30 Agustus ini diikuti 215 atlet dari 28 provinsi dan terdiri atas 180 pria dan 35 wanita. Hary berpesan kepada seluruh atlet, kepercayaan diri sangat penting dalam kompetisi.

Baca Juga: Pra PON XX Jakarta Cabor Biliar Sulsel Andalkan Atlet Muda

“Persiapkan mental, bertanding ini untuk menang. Jadi, semua harus memiliki mentalitas seperti itu,” ungkapnya.

Dia mengatakan kemampuan teknis memang penting, namun bila tak percaya diri ketepatan memasukkan bola bisa berkurang. “Grogi sedikit sudah pasti tidak masuk,” kata Hary Tanoe.

Sekadar informasi, Hary terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar POBSI masa bakti 2018-2022 dalam Munas POBSI 2018 yang berlangsung di Jakarta, Senin 17 Desember 2018. Sejak itu, prestasi biliar terus digenjot.

Berbagai kompetisi digelar untuk mendorong para atlet terus berlatih dan menambah skill serta memupuk kepercayaan diri dan daya juang atlet. Kompetisi itu antara lain Bliss 9 Ball Ladies Open Tournament 2019 yang digelar tiga hari di Sleman, Yogyakarta, dan dimenangkan pebiliar asal Jawa Barat.

Bukan hanya di dalam negeri, para atlet juga dikirim untuk mengikuti berbagai kompetisi di mancanegara. Kompetisi internasional yang diikuti di antaranya Taiwan Formosa 2019, Hi-End Open Billiard Championship 2019 di Thailand, dan Lion Cup Singapore 2019.

Baca Juga: Anita Menjuarai Bliss 9 Ball Ladies Open Tournament 2019

Berkat keikutsertaan di Hi-End Open Billiard Championship 2019, ranking dua pebiliar Indonesia bahkan naik, yakni Marlando Sihombing dan Jaka Kurniawan yang masing-masing menduduki ranking 172 dan 234 dunia, dari sebelumnya di posisi 500 lebih.

Di bawah kepemimpinan Hary, POBSI pun sukses mendapatkan sertifikat akreditasi organisasi olahraga dari Badan Standarisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK). Akreditasi menjadi bagian penting dari upaya membangun sistem keolahragaan yang kuat, meningkatkan standar kualitas dan profesionalitas penyelenggaraan organisasi olahraga agar prestasi olahraga nasional meningkat.

oknws.

LEAVE A REPLY