Mana Lebih Unggul, Satelit vs Kabel Laut?

0
50
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, Nawacita – Kabel laut memiliki keunggulan dapat mengangkut lalu lintas data dalam jumlah besar. Hal ini belum dapat diberikan oleh satelit.

VP Network & Infrastructure Solution PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero), Bastian Sembiring, mengatakan bahwa 99% lalu lintas data saat ini masih didistribusikan melalui kabel laut, dan hanya 1% yang melalui satelit.

Dia mengatakan kabel laut dibutuhkan untuk mendukung aktivitas internet yang membutuhkan kapasitas besar. Sedangkan satelit lebih dibutuhkan untuk daerah yang hanya memerlukan kapasitas kecil.

Baca Juga: Perbaikan Kabel Laut Putus Biayanya Bisa Lebih dari Rp50 Miliar

“Kalau sudah kapasitas besar tidak mungkin memakai satelit, penggunaan satelit banyak di Timur, karena penggunaannya belum banyak,” kata Bastian, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan potensi kabel laut masih besar seiring dengan rencananya hadirnya 5G di Indonesia. Bastian menuturkan ketika teknologi generasi kelima datang, maka lalu lintas data diprediksi akan meningkat sepuluh kali lipat.

Bastian menambahkan berdasarkan data yang dihimpun Telkom, lalu lintas data pada 2025 diperkirakan mencapai 10.612 PB, atau naik 538,5% dibandingkan dengan 2019 yang berjumlah  1.662 PB.

Baca Juga: Palapa Ring dan Satelit Perkuat Daya Saing Generasi Masa Depan

Begitu pun dengan rata-rata kecepatan, diperkirakan pada 2025 kecepatan internet di masyarakat mencapai 52 Mbps, naik 314% dibandingkan dengan 2019 yang sekitar 12,8 Mbps.

“Satu satelit seperti punya Telkom, paling hanya bisa 1,5 GB. Padahal satu area tertentu kebutuhannya bisa mencapai 30 GB,” kata Bastian.

bsnws.

LEAVE A REPLY