KAI Daop 8 Ajari Anak Anak Tentang Perkeretapian melalui ” Edutrain Goes To Malang”.

0
40

Surabaya, Nawacita – Dalam rangka memberikan edukasi perkeretaapian kepada anak-anak, sekaligus sebagai sarana promosi terhadap peningkatan pelayanan di KA Mutiara Selatan relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung/ pp yang telah menggunakan rangkaian gerbong kereta jenis terbaru, Rabu, 20 Juli 2019, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya menyelenggarakan acara sosial dengan tema “Edutrain Goes To Malang”.

Sebanyak 130 peserta anak-anak yang berasal dari TPQ Nur Mudrikah Surabaya dan Pondok Pesantren Al Baiad Surabaya, diajak oleh pihak KAI Daop 8 Surabaya jalan-jalan menggunakan rangkaian KA Mutiara Selatan (KA 112) dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju ke Stasiun Malang secara “gratis” alias cuma-cuma.

“Para peserta diajak bertamasya ke Malang mengunjungi tempat wisata bernuasa edukasi transportasi yaitu Museum Angkut,” kata Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya Suryawan Putra Hia.

Rombongan berangkat dengan menggunakan KA Mutiara Selatan (KA 112) yang berangkat tepat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 07.20 WIB, dan sampai di Stasiun Malang jam 09.38 wib. Saat perjalanan menggunakan kereta api menuju Malang, para peserta akan dikenalkan tentang sejarah dan seluk beluk seputar transportasi kereta api, sekaligus merasakan pelayanan di dalam KA Mutiara Selatan yang telah menggunakan rangkaian baru tersebut. Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan dengan bus ke tempat wisata Museum Angkut di Batu Malang.

Suryawan Putra Hia berharap dengan adanya kegiatan Edutrain Goes To Malang ini dapat menumbuhkan kecintaan di kalangan generasi muda terhadap transportasi massal berbasis rel ini.

“Sehingga nantinya, generasi muda akan mengetahui seputar sejarah dan perkembangan perkeretaapian di Indonesia, yang pada akhirnya bisa tertanam rasa mencintai akan transportasi massal di kalangan generasi penerus, sekaligus menjadi pangsa potensi pelanggan setia nantinya,” ujarnya

Ditambahkan Pula, Mulai 1 April 2019 yang lalu, rangkaian gerbong kereta KA Mutiara Selatan relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung digantikan dengan menggunakan sarana gerbong kereta baru jenis *”Stainless Steel” buatan PT INKA. 3 gerbong Kereta Eksekutif jenis SS, 4 gerbong Kereta Ekonomi jenis SS, dan 1 gerbong Kereta Makan plus Pembangkit listrik.

Dan daya tampungnya meningkat menjadi 470 tempat duduk setiap satu rangkaiannya. Sebelumnya, rangkaian KA Mutiara Selatan terdiri dari 3 gerbong Kereta Eksekutif, 4 gerbong Kereta Bisnis dan 1 gerbong Kereta Makan dan bisa mengangkut 406 tempat duduk.

Diharapkan dengan pergantian rangkaian gerbong kereta jenis baru dari INKA ini, bisa semakin meningkatkan okupansi penumpang dari KA Mutiara Selatan yang sudah sangat bagus.” Ungkap Soeprapto selaku manager Humas Daop 8 Surabaya.

Tercatat di tahun 2017, volume penumpang KA Mutiara Selatan mencapai 241.670 penumpang, kemudian di tahun 2018 meningkat 18 % menjadi 285.251 penumpang.

10 fasilitas Kereta Baru di KA Mutiara selatan

Untuk rangkaian KA Mutiara Selatan baru ini dibuat dari stainless steel yang lebih tahan karat dan cat stripping yang minimalis. Berbeda dengan bahan yang selama ini dipakai KAI, yakni mild steel.

Jumlah toilet ditambah Pada masing-masing kereta/gerbong ada dua buah yang terletak bersebelahan. Penumpang pun bisa mengetahui apabila toilet dalam keadaan kosong ataupun terisi dengan adanya indikator di pintu toilet maupun di papan informasi elektronik yang menempel pada dinding kereta di dekat toilet.

Sandaran Kaki Para penumpang KAI juga semakin nyaman dengan adanya sandaran kaki yang lebih fleksibel, lampu tidur dan baca, meja mini yang bisa dilipat di sandaran tangan, serta bagasi kabin yang ada pembatasnya untuk tiap-tiap penumpang.

Untuk multimedia, Penataan layar monitor untuk tayangan-tayangan hiburan di atas KA. Ada empat buah layar monitor terpasang di dalam setiap kereta. Dua unit monitor berukuran 32 inci terpasang di ujung depan dan belakang, serta dua layar berukuran 19 inci menggantung di langit-langit kereta.

Untuk Audio jack penumpang tinggal memasukkan earphone atau headset ke lubang audio jack yang ada di setiap tempat duduk. Fasilitas ini diberikan KAI untuk memenuhi privasi setiap penumpang akan suara yang keluar dari tayangan monitor tersebut. Sebab, tayangan monitor tidak mengeluarkan suara dari speaker layaknya yang terdapat pada KA-KA yang terdahulu.

Meja lipat Pada setiap tempat duduk, penumpang bisa menggunakan meja lipat yang diambil dari sandaran tangan masing-masing.

Mushola Di dalam kereta restorasi, KAI memfasilitasi penumpang yang hendak menjalankan ibadah sholat dengan menyiapkan ruang musala yang lebar, dilengkapi dengan rak berisi sarung dan mukena serta cermin yang menempel di dinding. Pada kereta restorasi disediakan Pula ruang makan yang makin luas sehingga mampu menampung 24 tempat duduk.

CCTV Untuk menunjang keselamatan dan keamanan, rangkaian kereta baru ini dilengkapi dengan dua buah CCTV dan dua buah tangga yang menempel di masing-masing kereta/gerbong untuk pijakan keluar kereta jika diperlukan dalam kondisi darurat. Selain itu, di lantai kereta juga disematkan jalur evakuasi yang bisa berpendar dalam kondisi gelap.

Smoke-detector Nah, bagi Anda para perokok, waspadalah. Karena kereta baru ini tidak akan membiarkan Anda menikmati asap rokok dengan memasang smoke detector di ruang restorasi. Jadi apabila ada seseorang yang merokok di sana, otomatis alarm akan berbunyi.

Bahan Jok tempat duduk lebih lembut, sehingga penumpang bisa lebih nyaman ketika dalam posisi duduk.

Daop 8/ dny

LEAVE A REPLY