BPJS Kesehatan Terapakan Sistem Digitalisasi Finger Print

0
164

Surabaya, Nawacita – BPJS kesehatan akan memperluas Penerapan ” finger Print “bagi peserta JKN- KIS yang hendak mengakses pelayanan kesehatan, yaitu peserta harus mendaftar dulu dengan mengunakan akses Finger Print ( sidik Jari ) sebab kita sudah memasuki Revolusi Industri 4.0 semua serba digital.

“Kami sudah menerapakan layanan Finger Print diakhir bulan mei kemarin dan tentunya kami akan terus memperluas pelayanan kesehatan dalam rangka memberi kemudahan dan meningkatkan kepuasan Bagi peserta JKN- KIS.

Oleh karena itu dengan sistem Finger Print ini Peserta akan lebih cepat dalam mengurus Proses administrasi dari sebelumnya dilakukan secara Manual dengan menunjukan kartu JKN – KIS.” Ujar Herman Dinata Miharja saat berhalal bihalal dengan para awak media Rabu ( 19/ 06)

Selain itu, dengan memanfaatkan Digitalisasi seperti Finger Print akan dapat mempercepat proses Klaim yang diajukan pihak Rumah sakit, harapan kami kedepannya dengan proses digitalisasi ini proses penagihan akan lebih cepat dan Efesien.

Disamping Itu Herman mengakui, masih adanya piutang BPJS Kesehatan pada Rumah sakit karena belum adanya penagihan disamping itu pula ada susulan untuk menjadi Peserta BPJS Kesehatan.

Kemudian, Kami mencontohkan tunggakan BPJS Kesehatan kepada 4 Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jatim antara lain, Rumah Sakit Dr Soetomo, RS Haji, RS Soedono Madiun serta RS Saiful Anwar Malang.

Ditambahkan Pula, masih Banyak pula Perusahan atau Pemberi kerja belum mendaftarkan Pegawainya untuk menjadi Peserta BPJS Kesehatan kendati hal ini sifatnya wajib berdasarkan UU.” ungkap dia.

Saat ini jumlah Peserta BPJS Kesehatan Cabang Surabaya tercatat sebanyak 2.745.000 jiwa, dibagi menjadi dua yaitu Peserta yang Penerima Bantuan Iuran ( PBI) sebanyak 1.026.000 jiwa, sedangkan Peserta bukan Penerima Bantuan Sebanyak 1.718.000 jiwa.

“bagi peserta Yang belum terlindungi oleh Jaminan Kesehatan ( BPJS) agar segera / secepatnya mengurus Menjadi Peserta BPJS Kesehatan,” pungkas Herman.

Dny

LEAVE A REPLY