UMM Ciptakan Belajar Matematika Lewat Budaya

0
121
kampus-umm_
kampus-umm_

MALANG Nawacita — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menciptakan inovasi pada media belajar. Kali ini, mereka fokus pada mata pelajaran matematika melalui budaya.

Matematika bagi sebagian orang menjadi salah satu pelajaran yang terhitung susah atau perlu ketelatenan untuk menguasainya. Menjawab tantangan ini, mahasiswa Program Studi (Prodi) Matematika, UMM, Riska Nur Rohmah, Westi Ayu Maulida Permata Sari, dan Dimas Galih Dwi Pangasta, menginisiasi media pembelajaran interaktif berbasis software komputer.

Baca juga : Temuan Mahasiswa UMM Gel Anti Penuaan dari Kulit Semangka

Riska dan kedua kawannya, menggunakan metode Computer Assisted Instruction (CAI) untuk menciptakan inovasinya. Media pembelajaran tersebut dan diberi nama Mantri Caino. Mantri Caino sendiri berasal dari Mantri yakni mengobati dan mengatasi krisis pengetahuan budaya di Indonesia. “Caino diambil dari metode CAI dan No diambil dari Etno,” ujar Riska.

Menurut Riska, media pembelajaran ini diperuntukkan siswa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Konten Mantri Caino pun beragam. Antara lain dari kompetensi inti, kompetensi dasar hingga indikator pencapaian.

Kemudian Mantri Caino juga dilengkapi dengan petunjuk penggunaan untuk mempermudah para siswa. “Kami juga menerapkan kurikulum 2013 pada Mantri Caino,” jelas Riska.

Selain itu, terdapat pula fitur drill and praktik berbasis etnomatematika. Konsep ini dapat membantu siswa mempelajari dan lebih memahami materi melalui budaya lokal dan nasional. Beberapa di antaranya dengan menampilkan budaya, adat, dan sejarah Indonesia.

Baca juga : UMM Kirimkan Mahasiswi Pertama di Kontes Robot Internasional

“Melalui fitur tersebut, kita berusaha menghilangkan stigma bahwa matematika adalah pelajaran menyebalkan. Salah satu caranya dengan menyematkan sebuah gim,” tambah dia.

Inovasi yang diciptakan dalam rangka penyusunan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini sudah pernah diujicobakan kepada siswa yang mengikuti program bimbingan belajar. Hasilnya, para siswa senang dan merasa lebih mudah memahami Matematika.

rp

LEAVE A REPLY