Investor Besar Siap Masuk di Sektor Industri Petrokimia Gresik

0
48
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

JAKARTA, Nawacita – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan investasi di sektor industri petrokimia. Selain menumbuhkan sektor hulu, tujuannya juga guna mendongkrak kapasitas produksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan di pasar domestik dan ekspor sekaligus sebagai substitusi impor.

“Industri petrokimia merupakan sektor hulu yang berperan penting dalam menunjang kebutuhan produksi di sejumlah manufaktur hilir. Produk yang dihasilkan oleh industri petrokimia, antara lain digunakan sebagai bahan baku di industri plastik, tekstil, cat, kosmetik dan farmasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Rabu (22/5/2019).

Baca Juga: Jepang Masuki Era Society 5.0, RI Sibuk Kejar Industri 4.0

Airlangga menyebutkan, salah satu industri petrokimia skala besar siap berinvestasi di Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur. “Kami mendapat konfirmasi dari beberapa industri, termasuk kawasan industri di Jawa Timur, akan ada investor besar masuk di sektor industri petrokimia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, industri petrokimia tersebut saat ini sedang dalam tahap pembebasan lahan dan diperkirakan mulai beroperasi pada 2022.

Baca Juga: Kemenperin Bidik Investasi Industri Elektronik Rp 1,3 T

Kemenperin mencatat, industri petrokimia turut memberikan kontribusi cukup signifikan bagi perekonomian nasional. Pada tahun 2018, investasi di sektor industri kimia dan farmasi mencapai Rp39,31 triliun. Selain itu, kelompok industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia menorehkan nilai ekspor sebesar US$13,93 miliar.

bsnws.

LEAVE A REPLY