6 Korban Jiwa Aksi 22 Mei, Tito: Jangan Langsung Apriori

0
98
Kapolri Tito Karnavian Jenderal, Tito Karnavian.
Kapolri Tito Karnavian Jenderal, Tito Karnavian.

JAKARTA, Nawacita – Kapolri Jenderal Tito Karnavian membenarkan enam orang meninggal dalam aksi 22 Mei 2019, meminta masyarakat tidak berasumsi jika tidak mengetahui kejadian sebenarnya.

Tito mendapat informasi adanya korban meninggal dari Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri.

Baca Juga: Anies Baswedan: Enam Orang Tewas dalam Kerusuhan Aksi 22 Mei

Namun ia belum bisa memastikan penyebab korban meninggal apakah luka tembak atau faktor lainnya.

“Kena luka tembak, ada yang kena senjata tumpul, [tapi] ini harus kita clearkan, di mana dan apa sebabnya, jangan langsung apriori,” kata dia.

Kerusuhan aksi 22 Mei sebelumnya berjalan damai pada hari sebelumnya di gedung Bawaslu. Massa kata Tito yang sedari pagi datang mudah diajak bicara dan kooperatif. Massa pun bubar pada pukul 21.00 WIB.

Baca Juga: Antisipasi Kerusuhan, Kapolres dan Dandim Patroli Bersama

Usai massa membubarkan diri, Kapolri mengklaim massa yang berbeda datang ke gedung Bawaslu.

“Bukan lagi pengunjuk rasa tapi langsung anarkis, menyerang, perusuh, menciptakan kerusuhan, kejahatan, kriminal, menyerang petugas, membakar,” kata Tito.

oknws.

LEAVE A REPLY