BPJS Kesehatan Jadi Asuransi Terbesar di Dunia Dengan 221 Juta Orang Peserta

0
64
BPJS Kesehatan Jadi Asuransi Terbesar di Dunia.
BPJS Kesehatan Jadi Asuransi Terbesar di Dunia.

JAKARTA, Nawacita – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat total jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mencapai 221.580.743 jiwa hingga 10 Mei 2019. Jumlah tersebut sebesar 83,94% dari total penduduk Indonesia.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, dari angka tersebut, sebanyak 32.033.542 jiwa terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen PPU swasta.

Adapun sampai dengan akhir April 2019, terdapat 265.455 badan usaha yang telah terdaftar dalam Program JKN-KIS.

“Dari data tersebut artinya, mulai 2014, BPJS Kesehatan bekerja keras untuk menjadi asuransi kesehatan terbesar di dunia dengan jumlah peserta yang sangat banyak,” ujarnya, di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Dia mengatakan, jumlah peserta akan terus ditambah salah satunya dengan melakukan perluasan kepesertaan Program JKN-KIS melalui sinergi dengan PT Bursa Efek Indonesia.

Dengan langkah tersebut diyakini dapat mendorong perusahaan mendaftarkan entitas dan seluruh pekerjanya ke dalam Program JKN-KIS sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Bantuan Iuran BPJS Kesehatan di Terima Ratusan Ribu Warga Miskin di Surabaya

“Memiliki jaminan kesehatan adalah hak setiap penduduk Indonesia, termasuk para pekerja, yang tidak boleh ditunda. Melalui kerja sama ini, kami berharap PT Bursa Efek Indonesia bisa ikut memberikan kontribusi besar dalam upaya perluasan kepesertaan Program JKN-KIS,” katanya.

Selain dalam hal perluasan peserta JKN-KIS, ruang lingkup tersebut juga mencakup sosialisasi kepesertaan Program JKN-KIS kepada perusahaan yang tercatat di BEI serta sosialisasi mengenai Initial Public Offering (IPO) dan investasi kepada perusahaan yang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan.

Berlandaskan nota kesepahaman tersebut, BPJS Kesehatan akan memberikan data potensi calon perusahaan dan potensi calon investor yang terdaftar di BPJS Kesehatan kepada PT Bursa Efek Indonesia.

“Sebaliknya, PT Bursa Efek Indonesia akan memberikan data potensi perluasan kepesertaan badan usaha kepada BPJS Kesehatan,” ujarnya.

oknws.

LEAVE A REPLY