Kasus Dirut PLN, KPK Panggil Setnov sebagai Saksi

0
16
Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto
Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto

Jakarta, NawacitaBekas Ketua DPR Setya Novanto kembali berurusan dengan KPK. Hari ini, Novanto dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Novanto bakal diperiksa terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Dirut PT PLN Sofyan Basir.

“Setya Novanto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SFB,” kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2019).

Nama Novanto berulang kali disebut dalam proyek ini. Novanto merupakan pihak pertama yang dimintai bantuan oleh pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes B. Kotjo untuk menjalin komunikasi dengan pihak PLN terkait permohonan dalam bentuk IPP yang diajukan Blackgold Natural Resources Limited dan anak usahanya Samantaka Batubara.

Hal ini lantaran permohohan yang diajukan Kotjo melalui Rudy Herlambang selaku Direktur PT Samantaka Batubara tak kunjung ditanggapi PT PLN sejak Oktober 2015. Menyanggupi permintaan itu, Novanto mengenalkan Kotjo dengan Eni yang merupakan anggota Fraksi Golkar di Komisi VII DPR yang membidangi energi. Eni yang kemudian mengenalkan Kotjo dengan Sofyan Basir.

Bahkan, Novanto disebut bakal mendapat fee yang sama dengan yang diterima Kotjo dari proyek senilai US$900 juta tersebut. Keduanya bakal menerima US$6 juta atau 24 persen dari US$ 25 juta yang merupakan fee Johannes Kotjo sebagai agen PT China Huadian Engineering Company (CHEC) dalam proyek ini.

inlh

LEAVE A REPLY