Jokowi Bagi Pengalaman dan Ajak Pemuda Sukses Jadi Pengusaha

0
90

Banyuwangi, Nawacita – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Banyuwangi dimanfaatkan oleh kalangan pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Mereka bercengkrama dalam sebuah forum bertajuk Ngopi bareng Jokowi.

Ketua HIPMI Jatim Mufti Aimah Nurul Anam mengatakan, sosok Jokowi sangat menginspirasi. Tidak hanya sebagai pengusaha, tapi juga mampu memajukan negara menjadi presiden.

“Kami punya perwakilan di 38 kabupaten/kota. Di tingkat nasional ada 34 propinsi lebib dari 300 cabang,” katanya, Senin (25/3/2019).

Dalam kesempatan itu, lanjut Mufti, dirinya mewakili anggota lainnya meminta untuk Jokowi berbagi pengalaman kesuksesan kepada kaum milenial. “Kami memohon kepada Bapak Jokowi untuk membagikan pengalaman mulai dari pengusaha hingga mampu berhasil dan sukses seperti saat sekarang ini. Karena menurut kami ini sangat menginspirasi,” ungkapnya.

HIPMI Jatim secara gamblang juga mendukung penuh capres 01 ini kembali menduduki singgasana pemimpin Indonesia. “Kami di sini, kaki HIPMi ada di Jokowi,” terangnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengaku senang dan bahagia dapat bertegur sapa dengan generasi muda tersebut. Berdiri di depan pengusaha muda tersebut, Jokowi memberikan petuahnya.

“Saya bahagia dapat di sini di Banyuwangi ini. Kotanya maju di tangan pemimpin muda. Saya ingin pemimpin daerah bisa membangun daerah masing-masing, berkembang, maju,” ungkapnya.

“Jadi anak muda jangan kalah sebelum perang, harus tangguh tahan banting. Jatuh bangkit lagi, jatuh bamgkit lagi. Itu pendidikan ekonomi yang sebenarnya,” katanya.

Menjadi pengusaha, kata Jokowi, jangan takut modal. Jalani saja, usaha terus menerus sampai sukses.

“Dulu waktu di Solo tahun 2005 tidak ada yang kenal siapa Jokowi. Banyak pemuda yang mengeluh kesulitan modal. Tapi kunci usaha itu sebenarnya hanya modal kepercayaan tidak ada yang lain,”

“Tahun pertama itu saya mampu mengirim 1 kontainer dalam 3 bulan. Tapi jangan senang dulu. Setelah ikut pameran di Singapura, kemudian banyak yang pesan, satu bulan itu harus kirim 18 kontainer ke luar negeri. Saya bingung, tapi saya terima saja. Solusinya saya bagi ke teman-teman, jadi bisa mencukupi 12 kontainer, terlambat 6 kontainer,” katanya.

Sekarang, lanjut Jokowi, pemuda jadi pengusaha itu tidak perlu sulit. Kuncinya, harus semangat bangun offline dan manfaatkan peran online.

“Maksimalkan marketplace, di sosial media. Tapi ya harus seimbang, kalau online bagus harus digarap juga yang offline nya. Karena problemnya ya itu,” pungkasnya.

bj

LEAVE A REPLY