Di Ponpes Nurul Iman Riau Panglima TNI dan Kapolri Jalin Silaturahmi Kebangsaan

0
80
Panglima TNI dan Kapolri Jalin Silaturahmi Kebangsaan di Ponpes Nurul Iman Riau.
Panglima TNI dan Kapolri Jalin Silaturahmi Kebangsaan di Ponpes Nurul Iman Riau.

JAKARTA, Nawacita – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjalin silaturahmi kebangsaan di Pondok Pesantren Alquran Nurul Iman, Desa Sumber Makmur, Kampar, Riau. Kedatangan Panglima dan Kapolri itu disambut langsung pengasuh pondok pesantren KH Ismartoyo dan Ketua Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) Provinsi Riau KH Ahmad Syuhada.

Dalam sambutannya, Marsekal Hadi menyampaikan bahwa ulama, santri, dan pondok pesantren merupakan benteng pertahanan NKRI. Oleh karena itu, santri harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam berbagai hal.

Hadi mengatakan, alim ulama dan tokoh masyarakat agar tidak terjebak dalam isu serta informasi palsu yang banyak bermunculan.

“Kita semua unsur masyarakat santri, kiai, tokoh adat, tokoh masyarakat, ulama dan umaro jangan sampai terpecah belah oleh kabar berita bohong atau hoaks,” kata Hadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Selain itu, menurut dia, Indonesia adalah negara yang kaya dengan berbagai sumber daya alam (SDA) dan karenanya dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola dengan baik serta amanah. Peluang santri pun dapat masuk ke berbagai sektor.

Menurut Hadi, perkembangan revolusi industri 4.0 dewasa ini juga menuntut pihak pesantren dan masyarakat desa untuk beradaptasi serta dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana yang memudahkan.

Oleh karena itu, Hadi mengingatkan jangan sampai kemajuan teknologi justru menimbulkan mudarat seperti perpecahan di masyarakat akibat maraknya hoaks. “Mereka (hoaks) musuh negara akan senang jika melihat masyarakat terpecah,” tutur Hadi.

Dalam menutup sambutannya, Hadi sempat melontarkan pantun, “Pucuk pauh delima batu, anak Sembilang di tapak tangan. Walaupun kita jauh beribu batu, jauh di mata di hati jangan.”

Di kesempatan yang sama, Sekjen MDHW Hery Haryanto Azumi menyatakan silaturrahim Panglima dan Kapolri dengan para ulama memberikan pesan yang kuat kepada publik bahwa Islam yang berakar kuat dalam masyarakat Muslim Indonesia harus terus dijaga demi kejayaan NKRI.

Menurut dia, masyarakat dunia dapat berharap kepada Indonesia, tempat di mana Islam dan nasionalisme tidak pernah dipertentangkan.

“Silaturahmi Panglima TNI dan Kapolri dengan para syekh, kiai, ustadz, dan kalangan santri secara umum ini merupakan manifestasi dari integrasi antara agama dengan negara dalam bingkai NKRI dan tuntunan Pancasila,” tutup mantan ketum PB PMII ini.

oknws.

LEAVE A REPLY