PLTU Cilacap Ekspansi II Serap 4.200 Tenaga Kerja

0
90

Jakarta, NawacitaPembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Espansi II berkapasitas 1×1000 MW, menyerap sedikitnya 4.200 pekerja. Alhasil, perekonomian Cilacap bisa lebih unggul ketimbang daerah sekitarnya.

“Penyerapan tenaga kerja di PLTU Cilacap Ekspansi 2 ini mencapai 4.200 orang,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero), Amir Rosidin, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Menurut Amir, PLTU Cilacap Ekspansi II, diperkirakan akan menyuplai listrik bagi pelangggan baru sebanyak kurang lebih 1.050.000 pelanggan rumah tangga. “Dengan kapasitas 900 VA,” kata dia.

Adapun pembangunan PLTU Cilacap ekspansi II dipercepat. Pembangkit ini dikembangkan oleh PLN dan PT Sumber Segara Primadaya (S2P). Di mana, target operasi proyek ini semula ditetapkan Agustus 2020, dipercepat menjadi September 2019. “Saat ini, tengah dalam tahap uji coba mesin,” kata dia.

Sementara biaya investasi mencapai US$1,4 miliar dan dampak dari percepatan commercial operation date (COD) memberikan potensi penghematan biaya operasi PLN sebesar kurang lebih Rp1 triliun.

Dengan adanya tambahan pasokan dari PLTU Cilacap ekspansi II maka sistem kelistrikan Jawa-Bali terinterkoneksi lebih baik, sehingga akses listrik kepada masyarakat semakin luas jangkauannya.

Secara keseluruhan, Amir menjelaskan total investasi proyek kelistrikan PLTU di Cilacap meliputi PLTU Adipala dengan kapasitas 660 MW dan sudah beroperasi. Kemudian PLTU Cilacap 1 dan 2 kapasitas 2x300MW yang juga sudah beroperasi.

PLTU Cilacap Ekspansi I kapasitas 1×660 MW baru saja diresmikan oleh presiden Joko Widodo yang ditargetkan bisa memasok listrik bagi 682 ribu pelanggan baru.

inlh

LEAVE A REPLY