Presiden Jokowi Meminta Media Bisa Menjadi Penyeimbang Dan Penyaring Informasi yang Benar

0
72

Surabaya, Nawacita.co – Presiden Joko widodo (Jokowi) meminta media bisa menjadi penyeimbang dan penyaring informasi yang benar untuk disampaikan kepada masyarakat.

keberadaan media sosial yang benyak disalahgunakan dengan menebarkan berita dan informasi yang hoax dan meresahkan masyarakat haruslah disikapi dengan hadirnya insan pers dengan informasi yang sebenarnya yang disajikan melalui media.

“Ditengah serbuan informasi hoax dan meresahkan masyarakat lewat media sosial, kehadiran media yang dikelola insan pers yang mempunyai kapasitas, sangat diperlukan untuk menjadi penyeimbang dan penyampaian informasi yang benar ke masyarakat,” kata Presiden Jokowi dalam sambutan diperingatan puncak hari pers nasional (HPN) 2019 yang berlangsung di Grand city Convention Center yang dihadiri pimpinan media dan insan pers se Indonesia, Sabtu (09/02/19).

Menurut Jokowi, saat ini keberadaan insan media sangat di butuhkan untuk menjadi rumah penjernih informasi, menyajikan informasi yang terbaik dan dibutuhkan masyarakat serta harapan harapan besar bagi bangsa dan negara.

Peran utama media kata Jokowi harus mampu menjadi pintu untuk mengungkap kebenaran dan fakta yang ada. Serta mejalankan misinya dalam menyajikan sebuah kebenaran sebuah informasi pada masyarakat.

“Kalau pemerintah aktif dalam memberikan capaian capaian yang dilakukan jangan langsung di katakan pencitraan atau kampanye. Tapi itu dilakukan untuk memberikan informasi ke masyarakat. Media harus menjadi pintu untuk menyampaikan hasil capaian ke masyarakat,” jelasnya.

“Ini juga wujud dari jatidiri pers sebagai sumber informasi akurat dan edukasi pada masyarakat serta menjadi kontrol sosial bagi setiap kebijakan dan hasil yang dilakukan oleh pemerintah,” lanjut Jokowi.

Dalam kesempatan ini presiden Jokowi juga menyampakan kegembiraannya bahwa kepercayaan masyarakat terhadap media yang dikeloa onsan pers yang profesional terus beryambah dari tahun ke tahun di tengah serbuan media sosial yang ada saat ini.

“Ditahun 2018 kemarin kepercayaan masyarakat terhadap informasi media mencapai 60 %. Ini signal positif bagi perkembangan media kedepan dan hafus terus ditingkatkan. Selamat HUT pers Nasional. Semoga insan pers nasional semakin profesional kedepan dan bisa menjadi penjaga keutuhan NKRI,” pungkas Jokowi.

Dalam perigatan HPN 2019 ini juga diberikan beberapa penghargaan dinataranya penghargaan kemerdekaan pers yangdiberikan ke pada Presiden Jokowi, penghargaan Digital Award HPN 2019 kepada Menteri Pariwisata dan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Pengharagaan anugerah Kepedulian Pers kategori instansi pemerintah kepada Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumad Penghargaan Warta Bakti Utama diberikan kepada Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang dan Anugerah Perintih Pers kepada Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

Selanjutnya penghargaan pers Adinegoro yang diwakili anugerah Lifetime Achievement Award, Syafik Munir (Harian Pikiran Rakyat) Pengahargaan Kepeloporan Bidang Media, Radio Elshinta dan Kategori Jurnalistik Televisi, Anton Bachtiar Rifai (Liputan 6 SCTV).

Turut hadir pada Peringatan HPN 2019.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Achmad Baiquni. Ketua Partai NasDem Surya Paloh, Sekertaris Kabinet Indonesia Pramono Anung

(Dny )

LEAVE A REPLY