Nelayan Pangandaran Tewas Diserang Ikan Caroang

0
96

Pangandaran,Nawacita – Seorang nelayan di Kabupaten Pangandaran, Andri Susanto (40), tewas diserang ikan yang disebut warga setempat Caroang atau ikan cendro. Insiden itu terjadi saat Andi sedang melaut, Jumat (11/1/2019) dini hari.

Rekan korban sekaligus saksi mata, Menik (33) menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, kata Menik, ia dan lima orang kru nelayan, termasuk korban, melaut untuk mencari lobster di kawasan Batu Bodas, tepian Cagar Alam Pangandaran, yang berjarak sekitar 30 menit perjaanan dari daratan.

Saat sedang menyelam mencari lobster, kata Menik, korban keluar dari air dan mendekati salah seorang kru untuk meminta pertolongan.

“Katanya ada yang menggigit di leher,” kata Menik dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat itu juga, Menik melanjutkan, kru langsung berkemas dan pulang ke darat. Sayang, menurut Menik, korban mengembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan di perahu.

“Karena tengah malam enggak ada mobil, kita bawa pakai motor ke Puskesmas. Pas di Puskesmas, memang Andri dinyatakan sudah wafat. Katanya (pihak medis) urat lehernya tertusuk,” ujar Menik.

Untuk diketahui ikan caroang ini memiliki moncong panjang dengan gigi tajam.

Dijumpai dikediamannya di RT 04/RW 09, Dusun Kalapatiga, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, istri korban, Indrawati (39) menuturkan, suaminya pamit berangkkat melaut pukul 17.00 WIB. Indrawati mengaku tidak ada firasat apapun saat itu.

“Aa (Andri) bilang air lautnya lagi bagus, lagi tenang, dia pamitan seperti biasa,” kata Indrawati mengenang suaminya.

Indrawati mengaku kaget ketika salah seorang teman kerja suaminya datang ke rumah dan mengajaknya ke Puskesmas.

“Katanya si Aa (korban) kecelakaan. Pas saya datang ke Puskesmas, memang sudah meninggal,” kata Indrawati haru.

Indrawati mengaku, sudah ada rekan suaminya yang membantu untuk mengurusi klaim asuransi nelayan.

dtk

LEAVE A REPLY