PLN Jaga Konsumsi Listrik di Atas 6%

0
29
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta, NawacitaPerusahaan Listrik Negara (PLN Persero) terus berupaya menjaga konsumsi listrik. Bahkan PLN menargetkan besaran konsumsi listrik di atas 6 persen.

Direktur Perencanaan Korporat T PLN, Syofvie Rukman mengamini jika pertumbuhan konsumsi listrik diatas enam persen ini, memang dibawah target yang dipasang pada RUPTL 2017-2018 kemarin.

Dimana dalam RUPTL 2017-2018 perusahaan setrum itu mematok pertumbukan konsumsi listrik 8,3 persen. Tapi dia tidak merinci apa yang menjadi penyebab utama konsumsi listrik tidak capai target.

“Saya sih berharapnya paling tidak pertumbuhan konsumsi bisa saya pertahanakan. Kalaupun ada adjustmen, gak sedrastis RUPTL 2017. Asumsi pertumbuhan saya kan 8,3 persen. sekarang 6,8 persen. Ya paling tidak saya masih bisa mempertahankan konsumsi diatas 6 ya,” ujar Syofvie di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Dengan demikian, dia berharap sampai akhir tahun konsumsi pertumbuhan listrik bisa tetap baik. Hanya saja, untuk angka pasti pertumbuhan listrik tahun 2018 masih dalam perhitungan.

“Ini masih berhitung, kan juga banyak yang gede gede yang masuk. Misalnya, smleter di sulawesi, sistem kendari dan sulawesi selatan dan barat kan naik tuh. Jadi ini ngeboosting pertumbuhan. Ini lagi dihitung,” ujar Dia.

Dia menanbahkan, pertumbuhan konsumsi sangat erat kaitannya dengan pergeseran jadwal COD (Commisioning Operating Development) proyek pembangkit 35 ribu megawatt.

Dia mengatakan, berbagai upaya untuk mempertahankan konsumsi pertumbuhan listrik dilakukan oleh PLN. Salah satunya menggenjot pertumbuhan monsumsi listrik pada rumah tangga.

“Kamk memang harus melaunching produk ya. Bagaimana sekarang kita mengajak masyarakat untuk pakai kompor induksi, mendorong penggunaan mobil listrik. Kita harus punya inovasi,” ujar dia.

inlh

LEAVE A REPLY