UNUSA Luluskan 50 Mahasiswa FK Angkatan Pertama

0
33

SURABAYA, Nawacita.co – Sebanyak 834 mahasiswa Universitas Nahdlatrul Ulama Surabaya (Unusa) diwisuda pada Sabtu, 15 September 2017. Dari jumlah tersebut, separuh lebih berpredikat dengan pujian (cumluade) dan dua belas wisudawan dinyatakan lulus terbaik. Para wisudawan berasal dari 14 program studi. Untuk pertama kalinya Fakultas Kedokteran melulusakan 50 mahasiswa. Ke-50 lulusan FK langsung mengikuti program profesi kedokteran yang memang tersedia di Unusa.

Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie M.Eng., mengungkapkan kegembiraannya atas telah selesainya ke-50 mahasiswa FK dengan tepat waktu. “Kami bersyukur berhasil untuk pertamakalinya melulusakan mahasiswa FK dan bersamaan dengan kelulusan mereka, akreditasi FK juga naik dari C menjadi akreditasi B. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama pula program profesi dokter terakreditasi sama,” kata Rektor, Jumat (14/9) siang.

Jazidie mengungkapkan, kenapa dalam waktu yang relatif singkat FK dapat meraih akreditasi B. Tidak lain karena fasilitas termasuk infrastruktur yang dimiliki Unusa sudah lengkap. “Mungkin FK Unusa satu-satunya perguruan tinggi swasta yang memiliki dua rumah sakit sebagai tempat praktik para mahasiswa. Sehingga aktivitas pembelajaran dan praktikum tidak menemui kendala,” katanya.

Jazidie juga berharap saat mengambil pendidikan profesi dokter, ke-50 mahasiswa lulusan pertama FK Unusa tidak menemui kendala, seperti halnya saat mengikuti perkuliahan di S1. “Kami sudah cukup banyak memiliki tenaga dosen doker spesialis. Dibantu dengan dokter spesialis pada dua rumah sakit milik yayasan mudah-mudahan semua bisa berjalan lancer,” katanya.

Rincian wisudawan sebanyak 834 wisudawan berasal dari S1 Pendidikan Dokter (50), S2 Keperawatan (16), S1 Keperawatan (179), Profesi Ners (97), D3 Keperawatan (96), D3 Kebidanan (95), S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (45), S1 Gizi (32), D4 Analis Kesehatan (55), S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (36), S1 Pendidikan Guru PAUD (89), S1 Manajemen (26), S1 Akuntansi (12), S1 Sistem Informasi (6).

“Dari jumlah 834 wisudawan lebih dariseparuh berpredikat cumlaude. Mereka kami nyatakan lulus cumlaude karena indek prestasi komulatifnya di atas 3,50 dan lulus tepat waktu untuk program studi D3 dan S1, sedang untuk program magister dan profesi IPK di atas 3,75,” katanya.

Dikatakannya, dalam tradisi wisuda di Unusa, pimpinan juga telah menentukan wisudawan terbaik yang ditentukan bukan hanya pada nilai akademik yang diraih tapi juga nilai sistem kredit prestasi (SKP). “Ini kami tentukan karena Unusa tidak hanya menghargai pada nilai akademik belaka melainkan prestasi lain di luar akademik, dengan persyaratan memperoleh IPK minimal 3,25 untuk program diploma dan S1 dan 3,50 untuk program profesi dan magister serta memenuhi SKP sebanyak 200 SKP. Artinya, bisa jadi seorang wisudawan berprestasi cumlaude tapi tidak menjadi yang terbaik atau sebaliknya, terpilih menjadi wisudawan terbaik tapi tidak cumlaude,” katanya.

Salah satu contoh itu adalah, wisudawan atas nama Natasya Nunki, wisudawan dari Fakultas Kesehatan, Program D4 Analis Kesehatan. IPK nya nyaris sempurna, IPK 3,99. Wisudawan kelahiran Sidoarjo, ini berhasil menyelesaikan masa studinya dalam rentang waktu 4 tahun dengan judul skripsi “Pengujian Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai Alternatif Pengganti Gentian violet pada Pewarnaan Gram Bakteri”.

Dikatakan Natasya, sebagai lulusan Fakultas Kesehatan Unusa membuat dirinya bangga terlebih dirinya tercatat sebagai wisudawan terbaik Unusa. Karena secara tidak langsung dirinya telah bersaing dengan ratusan wisudawan di Fakultas kesehatan Unusa. “Saya bangga bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu dan ternyata berhasil terpilih menjadi wisudawan terbaik,” katanya.

(Dny)

LEAVE A REPLY