Gagal Jadi Cawapres 2019, AHY Siapkan Diri untuk Pilpres 2024

0
216
Agus Harimutri Yudhoyono (AHY)
Agus Harimutri Yudhoyono (AHY)

Jakarta, Nawacita — Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan akan mempersiapkan diri untuk kesempatan di Pilpres 2024 setelah gagal menjadi calon wakil presiden di Pilpres 2019.

“Jika lima tahun mendatang kemudian terbuka peluang lagi bagi saya di 2024, maka tugas dan kewajiban saya adalah mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” ujar AHY di kediaman Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (10/8).

Dia juga mengatakan telah berencana untuk naik haji dengan istrinya, Annisa Larasati Pohan, lima hari ke depan pada 15 Agustus 2018. Rencana itu disebut putra pertama SBY itu tidak mendadak tetapi sudah direncanakan


“Ini bukanlah sesuatu yang mendadak, kami sudah niatkan ini jauh-jauh hari dan Alhamdulillahdi usia 40, insyaallah, Allah juga memberikan restu saya berangkat ke Mekkah,” imbuhnya.

Dia mengatakan bakal melanjutkan tugasnya sebagai Komandan Kogasma PD. Selain Pilpres, AHY menyatakan tim itu punya target-target untuk seluruh kader di Indonesia.

Yang terakhir, mantan Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak itu juga berniat untuk berkeliling Indonesia demi mendengar lebih banyak aspirasi dari rakyat.

AHY sebelumnya digadang-gadang menjadi cawapres dari kubu Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Namun, Prabowo akhirnya memilih Wakil Ketua Dewan Pembina Sandiaga Uno sebagai pendampingnya.

Atas kegagalan menjadi cawapres itu, AHY menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang mendukungnya serta para kader Demokrat.

“Saya mohon maaf jika karena berbagai faktor saya belum memiliki peluang untuk bisa menjadi cawapres sebagaimana diharapkan pada kader Demokrat dan serta berbagai lapisan masyarakat tadi,” kata AHY.

Dia mengklaim menangkap rasa sedih, kecewa, bahkan marah dari para pendukungnya yang menyaksikan dirinya gagal menjadi cawapres. Namun AHY menyebut kegagalan ini sebagai kehendak tuhan.

“Tapi saya mengajak agar kita semua dapat menerima takdir Allah SWT. Saya yakin ini terbaik bagi diri saya pribadi, juga bagi bangsa,” kata dia.

Lebih lanjut AHY juga menyatakan bakal mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, sesuai dengan keputusan resmi rapat Majelis Tinggi Demokrat.

Pidato AHY ini disampaikan tepat saat usianya menginjak 40 tahun. Dia mengaku mendapat tiga pelajaran penting pada hari lahirnya.

Pertama, kata AHY, tidak ada jalan yang lunak untuk meraih cita-cita dan tujuan besar. Lalu tidak ada pemimpin hebat tanpa proses penempaan ujian dan tantangan berat.

“Yang ketiga sebelum menutup mata maka tidak ada kata akhir dan sia-sia dalam perjuangan,” ujarnya.

cnn

LEAVE A REPLY