HIPMI Jateng fokus kembangkan Industri Halal

0
81
HIPMI Jateng
HIPMI Jateng

Nawacita – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah bakal mengembangkan program pemberdayaan ekonomi di kalangan santri yakni program santrenpreneur.

“Kalangan santri dipilih karena dinilai pondok pesantren memiliki potensi dalam pembentukan karakter dan kemandirian yang bermanfaat bagi penguatan perekonomian,” kata Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Tengah, Ferry Firmawan di sela-sela acara launching program Santrenpreneur di Gradhika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (5/05/2018).

Ferry mengungkapkan, Santrenpreneur nantinya diharapkan menjadi sarana untuk melahirkan enterpreneur yang berkarakter agamis dalam upaya mengatasi persoalan tenaga kerja.

“Selain pesantren, kami juga berupaya untuk menciptakan iklim berwirausaha syariah,” ujarnya.

Lanjut Ferry, HIPMI Jateng juga menghimbau kepada para pelaku usaha memiliki sertifikat halal pada produknya dan Ia juga mengharapkan dari pemerintah dalam hal ini adalah lembaga pembiayaan agar dapat memberikan bantuan modal berdasarkan prinsip islam kepada para pelaku UKM di Indonesia khususnya Jawa Tengah.

“Berharap Pemerintah berikan bantuan modal berdasarkan prinsip islam kepada para pelaku UKM yang sudah berjalan di Jateng,” ujar Politisi Demokrat itu.

Ferry menambahkan, Halal tidak lagi sekedar tuntunan maupun tuntunan agama saja tetapi sudah menjadi gaya hidup yakni pola hidup seseorang yang dinyatakan dalam kegiatan atau aktivitas yang halal, minat dan pendapatnya dalam membelanjakan uangnya untuk makan, minum dan kesenangan lainnya secara halal dan bagaimana mengalokasikan waktu juga secara halal.

“Dengan mengonsumsi produk halal, membuat kita selalu dalam keadaan sadar dan bijaksana karena bebas alkohol, sehat, bersih (higienis),” pungkasnya.

wartanasional

LEAVE A REPLY