Gubernur Soekarwo dan KNPI Jatim Donor Darah Bareng

0
181
Ketua KNPI Jatim Ahmad Fajar (dua dari kanan) bersama Gubernur Jatim Soekarwo, Hj Nina Soekarwo dan sejumlah pengurus OKP sebelum donor darah di RSUD dr Soetomo, Rabu pagi (16/5/2018).

 

SURABAYA, nawacita – Aksi peduli dan simpatik terhadap korban bom Surabaya dilakukan Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama elemen pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur. Rombongan KNPI Jatim mendampingi Gubernur langsung ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk melakukan donor darah, Rabu Pagi (16/5/2018).

 

Didampingi dengan istri, Hj Nina Soekarwo, pejabat akrab disapa Pakde Karwo ini juga memberikan apresiasinya kepada anak-anak muda yang ikut peduli terhadap korban aksi terorisme di Surabaya beberapa waktu lalu. Aksi donor darah ini diharapkan bisa bermanfaat untuk korban yang sedang dirawat di sejumlah rumah sakit.

 

Ketua DPD KNPI Jatim Ahmad Fajar Ridwan Hisjam mengatakan, aksi donor darah pagi ini (16/5/2018) merupakan bentuk keprihatinan KNPI Jatim bersama sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) pada para korban di Surabaya. “Kami mendapat informasi sejumlah korban yang masih dirawat membutuhkan supplay darah, maka kami tergerak untuk mendonorkan darah kami untuk mereka yang membutuhkan,” papar Fajar, Rabu (16/5/2018).

 

Anak muda yang akrab disapa Beno ini juga mengaku bangga karena dalam aksi donor darah ini langsung didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. “Kami aktif komunikasi dan menjalin hubungan baik dengan bapak Gubernur Pakde Karwo,” ujar putra politikus Golkar Ridwan Hisjam ini.

 

Selain itu, kata Beno, KNPI akan berusaha terus memberikan kontribusi sekecil apapun kepada bangsa dan Negara. Khusus terhadap kejadian aksi terror bom di Surabaya dan sekitarnya akhir-akhir ini, KNPI Jatim menyatakan mendukung penuh aparat kepolisian, pihak keamanan dan pemerintah untuk memberantas terorisme. “Kami juga berharap keapda para tokoh agama, alim ulama, kyai dan dai untuk turun ke bawah intens bertemu umat untuk meluruskan akidah keislaman yang benar sesuai al-Quran dan Hadist,” ujar alumnus HMI ini.

 

Senada, Sekretaris DPD KNPI Jatim, Margaret Srijaya memberikan respon kepada putra-putri pelaku terduga teroris yang masih dibawah umur agar tidak diperlakukan sebagaimana teroris. Karena mereka juga mengalami trauma kehilangan orang tua dan mereka lebih tepat juga sebagai korban. Lebih baik ada pendekatan yang lebih soft bersama orang-orang yang ahli di bidang psikologi anak. “Kita harus focus pada kesembuhan mereka (anak-anak) paska trauma (trauma hiling),” singkat Margaret. dny

LEAVE A REPLY