Gubernur Aceh Tolak Kongres KNPI Jika Masih ada Dua Kubu

0
65
Pertemuan DPP KNPI dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, (22/5/2018). (mediaaceh.co)

Banda Aceh, nawacita – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengimbau kedua kubu pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), untuk menjadikan Kongres KNPI XV, di Aceh sebagai momentum untuk bersatu.

Hal tersebut disampaikan Irwandi saat menerima kunjungan silaturrahmi Sekjen DPP KNPI Ilyas Indra dan Ketua DPD KNPI Aceh Zikrullah Ibna serta jajaran pengurus, di ruang kerja Gubernur, Selasa (22/5/2018).

“Apakah ada kemungkinan Fusi (baca: bersatu-red)?” tanya Gubernur singkat.

“Secara faktual ada dua KNPI saya minta kedua kubu agar melakukan fusi, menjadi satu kembali. Untuk menghilangkan kebingungan di tengah masyarakat, maka KNPI lebih baik kembali melebur,” ujar Gubernur tegas.

Menurutnya, menghadapi Kongres Pemuda di Aceh di tahun 2018 menjadi momen yang tepat untuk menyatukan KNPI. Jika KNPI tidak disatukan, kata Irwandi, maka kedua kubu KNPI tidak boleh melaksanakan kongres di Aceh.

“Jika tidak disatukan, maka saya tidak suka,” ujar Irwandi.

Wacana, kedua kubu KNPI akan melaksanakan kongres pada 28 Oktober 2018 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Namun kubu Fahd El Fouz akan kembali membahasnya pada Rapat Pimpinan Paripurna Nasional (Rapimpurnas) KNPI pada 4-6 Juni mendatang.

Sementara itu pemerintah Aceh akan mengalokasikan anggaran untuk KLBI sebesar Rp 10 milyar. Ketua DPD KNPI Aceh versi Fahd El Fouz, Zikrullah Ibna, mengapresiasi langkah Gubernur Aceh yang ingin menyatukan KNPI.

KNPI Kubu Fahd El Fouz Sepakat Usulan Gubernur Aceh

Menanggapi hal tersebut, Sekjen DPP KNPI Ilyas Indra menyatakan sangat sepakat dengan rencana Gubernur Aceh, karena hal tersebut sudah lama diwacanakan. “Ketua DPR RI juga menyatakan hal senada pak. Kami sangat menyambut baik rencana Bapak Gubernur untuk menyatukkan kembali KNPI,” ujar Ilyas.

Sementara Ketua DPD KNPI Aceh Zikrullah Ibna, juga mengaku sangat sepakat dengan rencana fusi yang disampaikan oleh Gubernur Aceh.

“Kami sangat sepakat pak, karena OKP-OKP sangat mendukung kedua kepengurusan ini bersatu kembali dan tidak ada yang menolak fusi,” imbuh Zikrullah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur menginstruksikan masing-masing kepengurusan didampingi tim dari Pemerintah Aceh untuk bertemu dan membahas lebih lanjut rencana fusi tersebut.

“Rencana fusi harus dilakukan sejak dini. Mulai dari kerja-kerja pembentukan Panitia Kongres XV,” kata Gubernur.

Irwandi menegaskan, apabila kedua kepengurusan ini tidak mau melakukan fusi atau bergabung, maka kedua KNPI ini lebih baik tidak ada di Aceh, karena keberadaan dua kepengurusan KNPI ini justru akan menimbulkan kebingungan di tengah-tengah masyarakat.

Kunjungan silaturrahmi pengurus DPP KNPI dan pengurus DPD KNPI Aceh adalah untuk menyampaikan kepada Gubernur terkait rencana pelaksanaan Kongres XV KNPI tahun 2018 di Aceh.

Dalam kesempatan tersebut Sekjen KNPI Pusat berharap Gubernur dapat hadir dan memberikan motivasi kepada para peserta Rapim Purna KNPI yang akan digelar pada tanggal 4-6 Juni di Jakarta, yang terdiri atas 156 OKP dan 34 pengurus DPD KNPI se-Indonesia.

Kongres Pemuda/KNPI XV direncanakan digelar di bulan Oktober tahun ini, sesuai dengan keputusan hasil Kongres XIV Papua pada tahun 2015 silam. (mediaaceh)

LEAVE A REPLY